Senin, 6 April 2026

Disduk Data Penerima Kartu Identitas Anak

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam tengah mempersiapkan penerapan Kartu Identitas Anak (KIA) tahun ini. Hal ini disampaikan Kepala Disdukcapil Batam, Said Khaidar.

Ia menyebutkan dua agenda tahun ini yang harus diselesaikan yaitu persiapan penerapan tanda tangan digital (TTD) dan KIA. Hal ini sesuai dengan arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Jadi tahun ini kami sudah harus ada persiapan jelang diberlakukannya dua hal tersebut,” kata dia, Rabu (27/3/2019).

Untuk penerapan KIA ini, Disdukcapil khususnya bagian pencatatan sipil tengah mendata berapa kebutuhan atau jumlah anak yang akan mendapatkan KIA di Batam.

Berdasarkan ketentuan KIA merupakan kartu identitas untuk anak usia 0-16 tahun. Kartu ini berisi nama anak, orangtua dan data lainnya yang berhubungan dengan pemegangnya.

“Sama dengan e-KTP hanya saja khusus untuk anak,” sebutnya.

Kartu ini nanti bisa digunakan untuk mendaftarkan anak sekolah, pengajuan pembuatan buku tabungan dan lainnya. Saat ini untuk Kepri, KIA baru diterapkan di Natuna sebagai daerah percontohan.

“Batam secepatnya akan menuju kesana. Makanya kami tengah menyiapkan data dan keperluan lainnya,” ujar mantan camat Batuampar ini.

Said menambahkan pada dasarnya Batam sudah siap untuk menerapkan KIA ini. Namun saat ini pihaknya masih dihadapkan dengan persoalan e-KTP yang menunggu untuk dicetak.

Menurutnya, jika permasalahan tumpukan e-KTP ini bisa segera rampung, sehingga Batam bisa segera bisa mengeluarkan KIA untuk anak yang ada di Batam.

“Angka kelahiran di sini cukup tinggi, jadi kebutuhan akan KIA juga dipastikan banyak. Mudah-mudahan tahun ini persiapan bisa berjalan dengan baik sehingga segera diterapkan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam Hendri Arulan mengatakan belum mengetahui apakah KIA masuk dalam syarat masuk sekolah di Batam.

Hingga kini ia masih menunggu petunjuk teknis (juknis) terkait syarat penerimaan siswa baru nantinya.

“Kami sebagai penyelenggara menunggu arahan saja. Kalau sampai saat ini masih belum ada informasi terkait itu (KIA, red),” kata dia. (yui)

Update