Rabu, 8 April 2026

April Potensi Hujan Es

Berita Terkait

(Dokumentasi Pixabay.com)

batampos.co.id – Indonesia berada dalam periode transisi atau dikenal dengan pancaroba. Periode tersebut ditandai adanya hujan yang lebat, bahkan juga hujan es.

“Biasanya ketika periode transisi itu adalah hujan yang cukup lebat, tetapi sporadis, dengan jangka waktu yang pendek dan potensi hujan es juga akan ada di periode transisi ini,” ujar Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG Indra Gustari.

Indra menyebutkan, ada wilayah yang memulai musim kemarau lebih awal antara lain Sumatera bagian utara dan tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Riau. Selain kering, di sana rawan terjadi kebakaran hutan.

“Jadi di wilayah itulah potensi kebakaran hutan dan lahannya lebih besar karena sifatnya sangat kering. Puncak musim kemaraunya antara Agustus atau September,” paparnya.

BMKG juga memprediksi kemungkinan terjadinya badai elnino, mengingat beberapa wilayah seperti Riau dan Kalimantan yang lama tidak turun hujan.

“Beberapa tempat yang sudah lama tidak mendapatkan hujan memicu titik api di lahan gambut atau hutan. Riau memang tipe iklimnya berbeda, puncak hujan hanya terjadi dua kali, awal April dan November,” terang Indra. (dimas/JPG)

Update