
batampos.co.id – Pengembangan kawasan Jembatan Tengku Fisabilillah Batam atau Jembatan 1 Barelang ditargetkan akan dimulai Juni atau Juli mendatang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata mengatakan, tahun ini merupakan pengembangan tahap ketiga dengan anggaran Rp 2,6 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Pengembangan tahap satu dan dua dilakukan pada 2017 dan 2018 lalu.
”Ada tiga hal yang utama kita akan kembangkan yakni penataan parkir, pembangunan menara pandang dan jalan setapak ke bawah (tangga) untuk pengunjung,” papar Ardiwinata, Minggu (31/3/2019).
Pembangunan menara pandang, sambung dia, bertujuan untuk memudahkan wisatawan menikmati keindahan pemandangan di sekitar jembatan dengan sudut pandang lebih luas. Rencananya, menara itu akan dibangun di sisi kanan sebelum Jembatan I Barelang dari arah Tembesi.
Ia menyampaikan, kini proyek tahap ketiga itu masuk tahap konsultan perencanaan yang ditargetkan April ini selesai. Setelahnya, akan dilakukan lelang proyek fisik.
”Karena butuh waktu proses lelangnya, maka target Juni atau Juli pengerjaannya,” imbuh dia.
Ia merinci, pengerjaan utama seperti pembangunan tangga atau undakan akan dibuat dengan mempertimbangkan kenyaman pengunjung, termasuk ramah bagi difabel.
”Kalau yang menara pandang tingginya sekitar 12 meter, pengunjung dapat melihat keindahan pantai dan pulau dari ketinggian,” ucap dia.
Sementara penataan parkir akan diprioritaskan untuk bus-bus pariwisata. Walau ke depan, ia mengatakan pengembangan ini dapat disinkronkan dengan upaya meminimalisir kegiatan parkir ilegal sekitar jembatan yang selama ini dikeluhkan warga.
”Ini semua dikembangkan untuk mendukung perke]mbangan pariwisata kita,” pungkasnya. (iza)
