batampos.co.id – Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Batam mulai diserbu calon siswa baru. Padahal siswa kelas 11 sekolah setingkat SMA ini sedang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
Penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang sudah dibuka sejak awal Maret lalu sedikitnya telah menerima 500 san pendaftar.
Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya sehingga pihak sekolah mengadakan sistem penilaian dan ujian bagi pendaftar.
“Sangat banyak yang berminat. Tahap awal buka (PPDB) sudah 500 peserta yang daftar, tapi tidak serta merta diterima karena daya tampung terbatas. Mereka diseleksi dan baru 26 orang yang lolos,” kata Humas MAN 1 Batam Rio, Selasa (2/4/2019).
Jumlah pendaftar ini diprediksi akan terus meningkat sebab pendaftaran gelombang kedua masih terus berlangsung hingga kemarin.
“Bisa sampai seribuan yang daftar nanti karena tahun lalu juga begitu. Kami hanya mampu terima 270 siswa saja karena lokal juga masih terbatas,” kata Rio.
Hal yang sama juga juga diprediksi terjadi SMAN 5 Batam di Sagulung. Peminat sekolah yang dikepalai Bahtiar ini diprediksi akan meningkat sebab sudah banyak calon siswa yang mencari informasi pendaftaran di sekolah tersebut.
“Padahal informasi PPDB belum ada tapi sudah banyak yang nanya-nanya ke sini,” ujar Bahtiar, kemarin
Meskipun dipastikan akan membludak peminat namun sekolah tersebut tetap membatasi jumlah siswa baru yang akan diterima. Sesui draft yang dibuat pihak sekolah untuk diserahkan ke Disdik Kepri total hanya bisa tampung 10 lokal (siswa baru).
“Per lokal 36 orang,” kata Bahtiar.
Untuk menghindari permasalahan daya tampung nanti, baik pihak MAN ataupun SMAN 5 Batam memintah pengertian masyarakat dan semua pihak untuk tidak semuanya memaksakan anak sekolah di sekolah negeri.
“Yang kira-kira mampu silahkan ke swasta,” imbau Bahtiar. (eja)
