Selasa, 12 Mei 2026

Penambang Pasir Ilegal Masih Terus Beroperasi

Berita Terkait

batampos.co.id – Wakil Ketua DPRD Kota Batam Helmy Hemilton meminta pihak terkait tegas untuk melakukan penindakan terhadap penambang pasir ilegal di sekitar Dam Tembesi. Dam tersebut menjadi harapan warga Batuaji dan Sagulung untuk menyuplai air bersih ke perumahan warga.

“Sekitar dam tersebut harusnya dirawat. Dan itu adalah daerang tangkapan air. Tetapi heran juga kenapa terus dibiarkan beroperasi seperti itu. Kenapa tidak ditindak tegas,” katanya.

Menurut Helmy Dam yang sedang dalam proses lelang tersebut harusnya dijaga kelestariannya. Bukan malah dirusak. Dan ini sudah berlangsung puluhan tahun. Lebih banyak kerugian yang didapatkan. Sedangkan keuntungan hanyalah milik oknum tertentu yang mengeruk keuntungan dari tanah negara.

“Kita minta DLH atau pihak terkait dari Pemko dan BP Batam untuk lihat kondisi di sana. Sudah sangat rusak. Itu bisa dihentikan, tetapi harus dilakukan razia rutin di sana,” katanya.

Kemarin, Rabu (3/4) sejumlah truk pengangkut pasir masih terlihat keluar masuk ke dalam kawasan dam. Truk-truk itu masuk dari beberapa akses. Tetapi sebagian besar dari jalan masuk di dekat SPBU trans Barelang.

Dari SPBU jalan Trans Barelang tersebut sudah sangat jelas terdengar mesin dompeng meraung-raung membersihkan pasir setelah digali alat berat. Padahal pos direktorat pengamanan (Ditpam) BP Batam dekat ke daerah tersebut.

Rinto, warga di sana mengatakan, sejak pukul 07.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB setiap hari, truk sudah masuk ke dam untuk mengangkut pasir. Bahkan alat berat siaga di sana untuk mengisi pasir ke dalam truk.

“Setahu saya kalau sudah matahari terbit sudah langsung ada yang angkut pasir,” katanya. (ian)

Update