batampos.co.id – Kawasan agrowisata Marina mulai berubah fungsi. Lahan yang selama ini dipakai untuk kawasan perkebunan mulai tegerus untuk kepentingan pengembang perumahan.
Pulahan hektar lahan di belakang kebun jambu agrowisata Marina misalkan kini sudah diratakan. Lahan perkebunan itu diinformasikan telah dialokasikan kepada salah satu pengembang di kota Batam untuk kawasan perumaham elit.
Puluhan warga yang berkebun diatas lahan tersebut harus angkat kaki dan merelakan perkebunan mereka digusur. Bahkan kebun jambu Marina yang baru saja pindah lokasi dekat gerbang kawasan Marina juga terkena imbasnya sebab perkebunan itu masuk dalam akses jalan untuk perumahan tadi.
Tergerusnya lahan perkebunan yang selama ini cukup menarik minat wisatawan ini disayangkan warga. Warga kuatir jika seluruh lahan agrowisata itu berubah fungsi maka tak ada lagi tempat bagi masyarakat untuk bersantai bersama keluarga saat liburan dan mengenal tanaman pertanian.
“Selama ini Marina dikenal dengan wisata agronya. Kalau ini semua digusur untuk kepentingan pembangunan kemana lagi warga Batam mencari tempat wisata agro. Adem loh kalau bersantai di perkebunan. Sudah gitu anak-anak bisa belajar mengenal tanamam dan pertanian,” ujar Afriansyah, warga Marina.
Lokasi kebun jambu misalkan, kata Afriansyah sudah dua kali pindah tempat dan itu sangat disayangkan karena untuk membuat lahan perkebunan jadi hijau dan asri butuh waktu yang panjang. Lahan perkebunan yang baru belum sempat berkembang jadi kawasan agrowisata malah akan digusur lagi. Jika semua lahan perkebunan disana dialokasikan untuk pembangunan maka tak ada lagi lahan perkebunan agrowisata di Marina. Padahal Marina selama ini identik dengan agrowisatanya.
Pantauan Batam Pos di lapangan, lokasi perkebunan yang dialokasikan untuk kawasan perumahan telah diratahkan dan bersih. Lahan tersebut luasnya mencapai puluhan hektar. Pematangan lahan serupa juga marak terjadi di sepanjang jalan Marina City dekat kawasan perhotelan dan pantai Marina.
Informasi yang berkembang di lapangan, kawasan tersebut akan dibangun perumahan dan ruko. (eja)
