
batampos.co.id – SMAN 10 Batam menjadi salah satu tujuan utama bagi calon siswa yang berasal dari pulau-pulau di sekitar Kecamatan Galang, Batam. Setiap tahun, jumlah siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah tersebut terus bertambah. Efeknya, daya tampung sekolah jadi terbatas.
Plt Kepala SMAN 10 Batam Heni Aprianie menjelaskan, banyaknya murid yang mendaftar berbanding terbalik dengan ketersediaan ruangan. Selama ini pihak sekolah terus berupaya menampung setiap pendaftar dengan memaksimalkan ruang kelas yang ada.
Saat ini jumlah siswa di sekolah yang terletak di dekat laut itu sebanyak 357 orang. Mereka menempati 11 ruangan. “Beberapa lokal (ruangan, Red) yang ada kami rombak untuk tempat belajar siswa,” kata Heni, Sabtu (6/4).
Untuk menampung calon siswa baru, Heni mengatakan pihaknya saat ini hanya memiliki satu ruangan. Sedangkan kebutuhan ruang kelas untuk siswa baru paling tidak tiga buah.
Heni mengaku sudah menyampaikan persoalan yang dihadapi SMAN 10 Batam kepada Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Dali. Dia berharap Disdik segera ikut membantu memberikan solusi. “Kemarin kami usulkan untuk perluasan lahan untuk bangun ruangan baru. Harapan kami bisa segera dibangun,” tambah Hani
Sementara itu, Dali yang datang langsung ke SMAN 10 Batam belum lama ini mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan langsung dari pihak sekolah terkait dengan kendala tersebut. Pihaknya berjanji akan segera membantu penambahan ruangan.
“Kami usulkan untuk penyediaan lahan dulu. Kalau tidak ada lahan tidak bisa dibangun, sekolah ini sudah tidak punya lahan lagi,” ungkap Dali. (bbi/jpc)
