batampos.co.id – Mas Zulhak kembali terpilih memimpin Persatuan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Kepri untuk masa jabatan 2018-2022. Zulhak terpilih dalam Rapet Kerja Provinsi (Rakerprov) dan Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Ballroom Beverly Hotel, Minggu (7/4/2019).

Rakerprov dan musprov yang digelar Perbakin Kapei sejak Sabtu (6/4) itu, menurut Zulhak adalah kewajiban yang wajib dilaksanakan setiap empat tahun sekali. ”Tahun ini mengambil tema Melangkah Bersama dan Berprestasi,” tuturnya.

Zulhak juga meminta dukungan baik seluruh stakeholder agar Perbakin Kepri bisa terus meningkatkan prestasinya hingga ke tingkat nasional. ”Selama ini Perbakin Kepri berusaha untuk terus meraih dan meningkatkan prestasi, meski dalam taraf implementasi masih banyak kekurangan,” ujarnya.


Namun demikian, upaya untuk mencapai hasil terbaik terus dilakukan dalam langkah nyata dan berimbang. ”Salah satu tolok ukur Perbakin, yakni dalam Kejurnas Bandung 2016 meraih perak, PON 2016 menyabet satu medali perunggu, dan Kejurnas Pangdam Jaya Cup 2019 juga meraih medali perunggu,” urainya.

Dalam rakerprov dan musprov yang diikuti 14 klub menembak se-Kepri ini, Zulhak meminta agar klub dan pengurus kian termotivasi untuk meraih prestasi. Apalagi peluang dalam olahraga menembak untuk meraih prestasi masih terbilang tinggi.

”Olahraga menembak merupakan olahraga ketiga setelah atletik dan renang, yang memperebutkan banyak medali. Menembak olahraga terukur yang masih banyak peluang menyumbang medali di ajang nasional bagi Kepri,” sebutnya.

Untuk itu, tugas utama yang harus dilaksanakan dalam waktu dekat adalah pembentukan pengcab dan pengkot Perbakin di seluruh kabupaten/kota di Kepri. ”Ini menjadi prioritas untuk pembenahan organisasi Perbakin Kepri di tahun 2019,” ujarnya.

”Selain juga persiapan menghadapi PON 2020 Papua. Karena Perbakin Kepri harus bisa meloloskan enam atletnya untuk berlaga di PON Papua,” tambahnya.

Sekjen PB Perbakin Firtian Yudit Swandarta mengatakan tahun 2019 beberapa daerah selain Kepri juga menggelar musprov.

”April yang melaksanakan musprov adalah Sulawesi Selatan, kalimantan Timur, dan Kepri. Untuk Mei, Provinsi Jawa Timur dan Bangka Belitung,” ungkapnya.

Firtian menambahkan terkait dengan kejuaraan, beberapa event akan digelar dalam waktu dekat. Selain untuk pembinaan atlet, juga dimaksudkan untuk pengembangan sektor pariwisata melalui olahraga.

”Mulai Agustus mendatang, pemerintah mendorong adanya turnamen internasional single event. Di mana masing-masing cabor diminta untuk menggelar kejuaraan,” serunya.

”Kejuaraan ini sebagai ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat, memanfaatkan fasilitas olahraga, ada sisi kompetisi untuk atlet di level internasional,” sambung Firtian.

Sedangkan Sekretaris KONI Kepri Amri berpesan agar Perbakin Kepri semakin serius dalam meningkatkan prestasi atletnya. ”Sesuai amanah Ketua KONI Kepri Johanes Kennedy, dalam PON 2020 nanti Perbakin ditargetkan satu medali emas,” tuturnya.

”Di PON 2016 Jawa Barat, satu medali perunggu dari cabor menembak. Nah, untuk PON mendatang, raihan satu medali emas adalah target realistis yang dibebankan pada Perbakin Kepri,” tegasnya.

Amri juga mengatakan PON 2020, Kepri punya kewajiban untuk meningkatkan raihan medali. ”Di PON 2016 lalu, Kepri berada di urutan 19 nasional. Di PON 2020 Kepri harus bisa berada sedikitnya di peringkat 16 nasional,” serunya.

Untuk diketahui, Perbakin Kepri berencana mengirimkan enam atletnya dalam PON 2020. Enam atlet itu akan berlaga dalam tiga nomor, yakni air rifle women 10 m, tim air rifle women 10 m, dan air rifle mix 10 m. ”Target utama memang satu medali emas dari nomor air rifle women 10 m. Dua nomor lainnya targetnya adalah medali,” tutur Pelatih Menembak Kepri Alex Candra.

Untuk saat ini, kata Alex, satu atlet menembak Kepri berhasil lolos ke PON Papua setelah meraih satu perunggu di kejurnas. ”Nadia Eryaningrum berhasil meraih medali perunggu di ajang Kejurnas Pangdam Jaya Cup 2019,” tutur pria yang berdinas di Yonmarhanlan IV Tanjungpinang ini.

”Kita masih punya tugas untuk meloloskan lima atlet menembak Kepri ke PON 2020. Dan melihat dari hasil selama menjalani pemusatan latihan dan kejuaraan, itu bukan hal yang mustahil,” tegas Alex. (yan)

Loading...