
Wawasan kebangsaan dimaknai sebagai cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kesatuan wilayah.
Hal ini harus dilandasi dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) guna mewujudkan cita-cita dan tujuan berbangsa dan bernegara.
Frasa penting dalam wawasan kebangsaan yang dapat diidentifikasikan bersama adalah mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kesatuan wilayah. Frasa ini menjadi penting, karena ini yang menjadi tujuan utama dari wawasan kebangsaan.
Pemaparan tersebut menjadi salah satu konten penting dalam Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan, yang disampaikan oleh Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Taplai dan Latpim Kepri 2019 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Barelang Batam pada Kamis (4/4/2019) siang, yang diikuti 104 pegawai di lembaga pembinaan warga binaan ini.
Razaki Persada, Ketua IKAL Taplai dan Latpim Kepri mengatakan kegiatan sosialisasi Nilai-Nilai
Kebangsaaan yang diperuntukan 104 pegawai di Lapas Kelas IIA Barelang Batam ini terbilang sengaja dilakukan.
Dimana ini merupakan kegiatan sosialisasi yang ke dua kalinya dimana sebelumnya sudah dilakukan terhadap ratusan dosen di Universitas Putera Batam.
“Melalui kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan yang berdasarkan pada empat konsensus nasional ini diharapkan seluruh peserta kegiatan bisa menjadikan nilai-nilai kebangsaan bisa dipahami dan melekat dalam pribadi serta dilaksanakan dalam bentuk pola pikir, sikap dan prilaku,” jelasnya.
Nantinya, tambahnya, nilai-nilai tersebut dapat tercermin dan terwujud dalam tindakan yang sesuai dengan profesi masing-masing peserta.
Kegiatan ini juga tidak hanya dalam bentuk materi ceramah saja, akan tetapi, didukung dalam bentuk permainan dan selingan yang membuat peserta menjadi bersemangat dan militan dalam melaksanakan nilai kebangsaan yang dimulai dari diri sendiri maupun lingkungan kerja.
“Saya juga sampaikan terima kasih kepada Kepala Lapas Barelang, Surianto yang sudah memberikan kesempatan sehingga sosialisasi ini bisa terlaksana. Dan saya pun berharap kegiatan ini dapat bergulir terus dan dilanjutkan pelaksaannya di berbagai lembaga pemerintahan, pendidikan hingga organiasasi dan masyarakat umum lainnya. Semoga sosialisasi oleh IKAL Taplai dan Latpim Kepri ini bisa dapat mendukung pencapaian cita-cita tujuan nasional, khususnya di Provinsi Kepri dan Kota Batam,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Barelang Batam, Surianto mengucapkan terima kasih kepada IKAL Taplai dan Latpim Kepri 2019 yang sudah melakukan sosialisasi di tempatnya.
Mengingat dengan adanya hal ini setidaknya sudah bisa menguatkan nilai-nilai kebangsaan dari para petugas Lapas.
“Kami ucapkan terimakasih, karena sudah membantu memperkuat hal ini. Ketika bicara perang asimetris, erat kaitannya dengan proxy war. Sehingga membuat kita harus meningkatkan dan menguatkan nilai kebangsaan,” terangnya. (*)
