batampos.co.id – Sebanyak 16.901 siswa sekolah menengah pertama (SMP) sederajat akan mengikuti pelaksanaan ujian nasional baik berbasis komputer maupun kertas 22 April mendatang.
Sekretaris Disdik Batam, Andi Agung mengatakan untuk persiapan sudah berjalan 90 persen. Khusus untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK) masih meminjam dari orangtua siswa. Sebab komputer belum mencukupi.
“Masih sama dengan tahun sebelumnya. Karena jumlah peserta lebih banyak dari alat yang ada,” kata dia, Senin (8/4/2019).
Untuk ujian nasional kertas dan pensil (UNKP) soal ujian diperkirakan tiba di kantor Disdik Batam Sekupang, Sabtu (20/4) mendatang.
Materi soal lanjutnya, sama dengan UNBK dan dikirim dari pusat. Nanti masing-masing sekolah akan menjemput soal ujian. Setelah itu soal akan dititipkan di Kantor Polsek terdekat dari sekolah.
“Pendistribusian ke sekolah pagi, sesaat sebelum ujian berlangsung,” sebutnya.
Kesiapan lainnya yaitu soal aliran listrik. Andi mengungkapkan sudah menyurati Bright PLN untuk kelancaran selama ujian berlangsung. Ia berharap tidak ada gangguan hingga ujian selesai.
“Ya, ujian kan sampai sore. Ada tiga shift. Jadi kami mohon jangan sampai terganggu ujian nanti. Kasihan juga peserta ujiannya,” ujarnya.
Mengenai jenset, Andi mengakui tidak semua sekolah memiliki peralatan cadangan tersebut. Untuk itu, ia berharap Bright PLN bisa membantu kelancaran ujian.
“Mudah-mudahan tidak ada kendala nantinya,” lanjut Andi.
Tahun ini Disdik Batam menargetkan bisa meraih peringkat tertinggi dengan hasil yang memuaskan di Kepri. Meskipun sudah menjadi langganan peringkat satu, ia meminta siswa tetap serius dalam mengerjakan ujian.
Sementara itu berdasarkan data Disdik Batam, pelaksanaan UNBK akan diikuti 105 sekolah dan UNKP 70 sekolah.
Ketua Panitia UNBK SMPN 3 Batam, Sri Rahayu ada 432 siswa yang ikut UNBK tahun ini. Sama dengan tahun sebelumnya, pihak sekolah masih meminjam laptop milik orangtua siswa.
“Komputer sekolah ada 50. Nanti ujian akan digelar dalam tiga sesi,” kata dia.
Mengenai target sekolah, perempuan yang akrab disapa Yayuk ini mengaku ada beberapa anak yang memiliki nilai tertinggi saat ujian persiapan UN.
“Tahun lalu siswa kami terbaik, tentunya sekarang juga diharapkan begitu,” tutupnya. (yui)
