batampos.co.id  – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Herman Rozi mengatakan terkait informasi temuan 66 kontainer limbah yang ada di Pelabuhan Batuampar masih berkoordinasi dengan pihak bea dan cukai.

“Saya tanya dulu ke mereka (Bea dan Cuka, red),” kata dia Senin (8/4/2019).

Herman enggan berbicara banyak terkait temuan dari KPK tersebut. Berdasarkan informasi limbah tersebut akan dikirim ke Jawa untuk diolah kembali.

Sebelumnya, Kepala Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Kota Batam, Susila Brata mengatakan pihaknya hingga saat ini belum bisa melakukan pengiriman limbah B3 tersebut.

Hal ini karena masih menunggu arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang membawahi terkait perizinan limbah B3 tersebut. KLH merupakan kementerian yang berwenang soal pengiriman limbah di Indonesia.

“Kami tidak bisa kirim sebelum ada arahan dari pusat (KLH, red),” kata dia.

Menurutnya persoalan ini sudah sering dan beberapa kali dibahas di tingkat KLH. Hingga kini pihaknya masih menuggu penjelasan lebih rinci mengenai prosedur dan syarat yang harus dipenuhi terkait pengiriman limbah ini.

“Tanpa arahan dan petunjuk dari KLH, kami masih belum bisa melakukan tindakan terhadap 66 limbah B3 tersebut. Informasinya limbah akan dikirim ke Pulau Jawa,” ujarnya. (yui)