
batampos.co.id – Sebagian besar logistik pemilu sudah dise-rahkan ke seluruh KPU Kota dan Kabupaten se-Kepri. Ketua KPU Kepri Sriwati menga-takan, pendistribusian logistik sudah hampir mencapai 100 persen.
Kekurangan kelengkapan pemilu, seperti surat suara, bilik, kotak, sudah dalam perjalanan dari Jakarta menuju Kepri.
“Sudah hampir selesai, tinggal menunggu pengiriman,” kata Sri seusai rapat koordinasi pengamanan dan pendistribusian logistik pemilu 2018 di Harris Hotel Batam Center, Selasa (9/4).
Pendistribusian logistik pemilu, pihaknya mendahulukan daerah hinterland dibandingkan mainland. Hal ini karena jarak ke hinterland yang jauh serta medan yang harus dilalui menuju ke sana cukup berat.
“Prioritas hinterland dulu, baru mainland,” ungkapnya.
PT Pos yang ditunjuk untuk mendistribusikan logistik akan dikawal petugas KPU, Bawasalu, dan pihak kepolisian.
“Sejauh ini tidak masalah, semua-nya lancar. Kami terus berkomunikasi dan koordinasi, sehingga seluruh logistik pemilu sampai hingga tujuan.”
Kapan pengiriman logistik pemilu dari KPU kota maupun kabupaten ke TPS? Sriwati mengatakan, pendistribusian tersebut jadwalnya ditentukan KPU kabupaten dan kota.
“Pastinya seluruh logistik itu harus sampai H-1 di 5.457 TPS yang ada di Kepri,” ujarnya.
Sri mengatakan, nantinya ada tambahan beberapa TPS lagi, sesuai dengan rapat pleno yang dilakukan beberapa waktu lalu.
“Sekitar 20 TPS tambahan,” ujarnya.
Lalu bagaimana dengan kelebihan surat suara? Sri menga-takan untuk kelebihan surat suara seperti di Bintan dan beberapa daerah lainnya, masih menunggu instruksi dari KPU Pusat.
“Dimusnahkan atau dikirim ke daerah lain yang kekurangan surat suara, belum ada arahan. Kami masih menunggu, bila dimusnahkan haru disaksikan banyak pihak,” tuturnya.
Jumlah surat suara yang berlebih di beberapa kota dan kabupaten itu, kata Sri, hanya ratusan.
“Ada yang puluhan, paling banyak ratusan saja. Kami masih menunggu perintah lebih lanjut saja,” ucapnya.
KapoldaKepri Irjen Andap Budhi Revianto menyatakan jajarannya siap memberikan pengamanan pendistribusian logistik. Namun, ia tidak merinci berapa jumlah personel yang diturunkan saat pendistribusian logistik.
“Saya bisa pastikan sejauh ini kondisi Kamtibmas di Kepri aman, damai, dan kondusif,” tuturnya.
Agenda rapat koordinasi pe-ngamanan dan pendistribusian logistik pemilu 2018 ini untuk memastikan kesiapan masing-masing pihak yang terlibat dalam pemiu 2018.
“Tadi sudah dengar sendiri, Bawaslu, KPU dan kami dari kepolisian untuk pengamanan sudah siap,” ucapnya.
Andap mengatakan memang ada beberapa TPS di Kepri dalam kategori rawan. Namun, kerawanan tersebut bukan dinilai dari tingkat atau potensi huru hara.
“Kerawanan ini lebih terhadap keadaan geografis saja. Kepri yang terdiri dari ribuan pulau, dan kondisi cuaca yang cukup menyulitkan,” ujarnya.
Andap meminta semua pihak, membantu KPU dan Bawaslu menyukseskan pemilu 2018. Ia mengimbau masyarakat agar datang ke TPS untuk memberikan suara mereka.
“Polisi dan TNI memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan hak suara-nya. Rabu, 17 April hari pemungutan suara, mari ke TPS,” ucap dia. (ska)
