
batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyambut baik keseriusan pemerintah pusat menyelesaikan berbagai persoalan di Batam. Awal pekan ini, persoalan Rempang-Galang mendapat perhatian serius pemerintah, dan ingin kawasan ini segera dimanfaatkan.
“Kami ingin segera diselesaikan. Kawasan ini punya potensi besar untuk mening-katkan ekonomi. Semakin lama terbiar, makin banyak masalahnya nanti,” kata Nurdin usai menghadiri rakor permasalahan status pemanfaatan dan pengelolaan lahan Pulau Rempang dan Galang Kota Batam, Kepri, di Kantor Menkopolhukam, Jakarta, Selasa (9/4).
Rapat ini dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Carlo B. Tewu. Selain Nurdin, juga hadir Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
Sebelum menghadiri rapat tersebut, Nurdin menghadiri serangkaian kegiatan di Kepri.
Dimana Senin (8/4) malam tiba di Tanjungpinang sekitar pukul 20.30 WIB, setelah mengikuti rangkaian acara di Daik, Kabupaten Lingga. Selanjutnya, Selasa (9/4) pagi melakukan safari Subuh di Tanjungpinang dan menjadi irup HUT Satpol PP di Dompak. Sekitar pukul 10.30 WIB,
Nurdin berangkat ke Jakarta menghadiri rapat permasalahan Rempang-Galang.
Menurut Nurdin, inti rapat tersebut untuk menuntaskan masalah Rempang dan Galang.
Pemprov diminta ikut menginvetarisir permasalahan guna segera diselesaikan. Termasuk soal status hutan buru yang bakal diubah menjadi kawasan komersial.
Dalam rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, kata Nurdin, pihaknya mengusulkan Rempang dan Galang menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Selain Rempang- Galang, Galang Batang yang juga diusulkan saat bersamaan sudah menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
“Kalau pengelolaan dan pemanfaatannya jelas, kawasan ini akan meningkatkan investasi untuk membuka banyak lapangan kerja,” katanya.
Nurdin menambahkan, Presiden Jokowi, saat ke Batam akhir pekan lalu, juga sudah dilaporkan soal Rempang-Galang. Karena itu, Nurdin menyambut baik respons cepat Jakarta tentang persoalan ini.
Sebelumnya, Presiden memastikan dalam tiga bulan ke depan persoalan Kampung Tua di Batam akan selesai. Demikian juga rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan, langsung dijanjikan Jokowi.
Nurdin, yang langsung kembali ke Batam untuk ke Tanjungbatu, mengajak pemangku kepentingan di Kepri bersama-sama mendukung penyelesaian Rempang-Galang.
“Kita ingin cepat. Kami daerah siap mendukung. Supaya potensi konflik tidak semakin rumit,” kata Nurdin. (bni)
