foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam kembali membersihkan area pantai yang tercemar tumpahan minyak dari laut. Petugas berhasil mengangkat limbah dan pantai kembali bersih dari tumpahan minyak.

Kepala DLH Batam, Herman Rozi mengatakan sudah melaporkan hal tersebut ke pusat. Menurutnya persoalan ini sudah harus ada solusinya.

“Kami ada grup khusus yang membahas masalah spill oil ini. Mereka sudah tahu,” kata dia, Kamis (11/4).

Ia memperkirakan melihat kondisi di lapagan jumlah limbah yang berhasil dikumpulkan bisa mencapai 500 karung kecil. Saat ini ratusan karung limbah tersebut masih dikupulkan di lapangan dan menunggu koordinasi dengan pihak provinsi.

“Nanti kalau sudah selesai semua baru kami angkut ke perusahaan pengolah limbah di KPLI. Sama dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Selanjutnya, DLH juga akan menyurati pihak provinsi terkait permasalahan limbah ini. Karena kewenangan laut berada di provinsi, jadi pihaknya berharap penanggulangan terhadap tumpahan minyak ini segera dilakukan.

Kendati begitu, petugas DLH sendiri langsung turun ke lokasi untuk membersihkan pantai. Penanganan lebih lanjut tidak bisa dilakukan karena DLH Batam tidak memiliki anggaran.

“Kalau untuk membersihkan limbah di bibir pantai sudah kami lakukan. Hasilnya ratusan karung berhasil diangkut,” ucapnya.

Saat ini dia juga tengah menunggu prosedur penanggulangan dari pusat. Menurutnya sesuai dengan hasil rapat sebelumnya, prosedur harusnya sudah selesai 5 April 2019 kemarin.

“Kami tunggu dari pusat saja. Seperti apa prosedur yang mereka siapkan untuk penanggulangan persoalan musiman ini. Kalau dipanggil lagi tentu kami akan hadir,” terang mantan camat Lubukbaja ini.

Sebelumnya Herman mengungkapkan petugaa sudah berhasil mengangkut 195 karung limbah dari bibir pantai. Ia berharap ke depan ada penanggulangan dan pencegahan lebih dini bisa dilakukan.

“Karena sudah kejadian musiman jadi harus ada persiapan pencegahan,” ungkapnya. (yui)