Selasa, 17 Februari 2026

1.100 Personel Polisi Disebar ke Penjuru Kepri demi Amankan Pemilu 2019

Berita Terkait

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budi Revianto memeriksa kesiapan pasukan pengamanan pemilu di lapangan Mapolda Kepri, Nongsa, Sabtu (13/4). Ribuan personel disiagakan untuk pengamanan Pemilu.
F Dalil harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Polisi akan mendistribusikan 1.100 personel ke seluruh wilayah di Kepri, Minggu (14/4/2019).

Pihak kepolisian mendapatkan bantuan 1 kompi marinir dan 1 kompi dari TNI AD, untuk menjamin keamanan pelak-sanaan pemilu.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga mengatakan, kepolisian telah mengembangkan beberapa pola pengamanan.

“Jadi tiap tingkatan, kurang rawan, rawan, dan sangat rawan beda-beda jumlah personelnya,” katanya, Sabtu (13/4).

Kategori kurang rawan, maka di setiap delapan TPS dijaga dua polisi dan 16 Linmas. Sedangkan kategori rawan, setiap dua TPS dijaga dua polisi dan empat Linmas.

“Sangat rawan itu satu TPS dijaga dua orang polisi dan dua Linmas,” ungkapnya.

Namun, kategori rawan, kurang rawan maupun sangat rawan di Kepri, menurut Erlangga, lebih terkait dengan keadaan geografis. Tidak seperti kawasan lain, kondisi rawan dan sangat rawan, karena ada potensi ribut.

“Di Kepri ini karena jaraknya yang jauh, terdiri dari pulau-pulau saja,” tuturnya.

Nantinya setelah selesai di TPS, seluruh personel akan didorong memberikan penga-manan saat penghitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Setelah penghitungan di PPK selesai, konsentrasi pengamanan akan berpindah ke KPU kota dan kabupaten.

“Jadi, pengamanan ini diberikan hingga selesai dilantiknya presiden dan wakil presiden serta peserta pemilu yang terpilih lainnya.”

Selain itu, pola pengamanan pemilu juga dengan menggerakkan patroli rutin. Pat-roli inipun dibagi beberapa jenis, yakni patroli skala besar, patroli antarwilayah dan patroli jauh.

“Seluruh jajaran polisi di Kepri terlibat dalam pengamanan pemilu ini. I-nginnya kami, pemilu ini dapat berlangsung aman, damai dan tenang,” ungkapnya.

Tidak hanya menempatkan petugas dari KPU, Bawaslu maupun dan petugas keamanan di TPS, kepolisian juga menempatkan beberapa CCTv di gudang-gudang tempat penyimpanan surat suara.

CCTv itu, menurut Erlangga, bisa dipantau secara real time. “Apa yang terjadi bisa dipantau,” ucapnya.

Sabtu (13/4), untuk memastikan kesiapan jajaran kepolisian, marinir dan TNI AD, diselenggarakan apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto. Dalam apel tersebut, Andap meminta seluruh personel yang mengamankan jalannya pemilu, bersikap profesional. (ska)

 

Update