Senin, 6 April 2026

Pemko Tunggu Surat Kemenag Batam untuk Pencairan Insentif Guru Madrasah

Berita Terkait

ilustrasi
foto: iman wachyudi / batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam masih menunggu surat pencairan insentif guru madrasah dari Kementerian Agama (Kemenag) Batam. Diharapkan tahun ini bisa selesai dan dicairkan.

“Kami sudah menyurati mereka. Namun, hingga kini belum ada surat yang masuk dari mereka. Jadi proses pencairan belum bisa dilakukan tanpa surat dari mereka,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Riamah Manurung, Sabtu (13/4).

Riamah menjelaskan, setelah surat permohonan pencairan dari Kemenag diterima, ia juga meminta kepada Kemenag untuk merubah rencana anggaran dari Rp 15 miliar menjadi Rp 7,4 miliar.

” Mereka kan mengajukan Rp 15 miliar sedangkan anggaran kita hanya Rp 7,4 miliar. Jadi harus diubah dulu. Kalau mereka merampungkan semua proses ini sebelum akhir tahun proses hibah selesai,” lanjutnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Batam Zulkarnain mengatakan, proses pengajuan pencairan insentif guru madrasah yang berada di bawah Kemenag Batam masih dalam proses.

“Masih kami proses. Mudah-mudahan secepatnya bisa selesai,” kata dia.

Karena adanya regulasi baru. Pencairan insentif membutuh-kan proses yang cukup panjang. Kendati demikian ia berharap pencairan ini bisa selesai dalam waktu yang lebih cepat.

“Ini yang lagi kami siapkan semua dokumennya,” imbuhnya.

Sebelumnya Kemenag Batam sudah mengajukan 1.200 nama guru madrasah untuk mendapatkan insentif dari Pemko Batam. (yui)

Update