batampos.co.id – Pemko Batam memutuskan tidak mengikuti STQ 2019 tingkat Provinsi Kepri, yang akan dihelat di Bintan.

Hal itu disampaikan Walikota Batam, Rudi dihadapan peserta apel pagi, Senin (15/4/2019) di dataran Engku Putri Batam.

Walikota Batam mempertanyakan sportifitas juri dan panitia provinsi STQ sebelumnya di Lingga.


Batam merasa dicurangi.

“Kita pilih tidak ikut STQ di Bintan. Biarpun bukan orientasi, tapi anak-anak kita bertanding, ingin menang juga,” kata Rudi.

Menurut Rudi, pada STQ sebelumnya ditingkat Provinsi Kepri, Batam seharusnya jadi juara umum. Namun Batam menilai ada keberpihakan yang dilakukan panitia, yang merugikan Batam.

Langkah yang sama juga dilakukan ke Gubernur Provinsi Kepri‎. Protes direspon Gubernur, sehingga saat pembukaan STQ Provinsi Kepri, Nurdin Basirun menyampaikan perbaikan. Dimana, sistem penilaian digunakan dengan sistem digital.

Rudi menambahkan, langkah tegas diambil Pemko Batam untuk tidak mengirim utusan STQ tahun ini, harapannya ada perbaikan untuk tahun depan.

“Khusus syiar agama ini, tidak bisa dijual belikan. Kalau tidak protes dari sekarang, apapun itu, kedepan tidak ada perbaikan,” tegas Rudi. (cr10)

Loading...