
F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id– Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam akan menggencarkan promosi pariwisata ke berbagai negara di Asia Tenggara. Selain peningkatan Wsiman dari Singapura, Wisman asal Malaysia juga menjadi target. Makanya, Dinas Pariwisata dan kebudayaan rencananya akan melakukan promosi di negara tersebut.
“Kita merencanakan di tahun ini, kita akan ke Jakarta dan Malaysia untuk promosi langsung. Mudah-mudahan jadi. Tetapi ke daerah lain pun akan tetap kita perkenalkan Batam sebagai daerah pariwisata. Caranya kita akan bekerjasama dengan agen tour and travel itu,” jelas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ardiwinata, Rabu (17/4/2019).
Selain itu, Pemko Batam juga tetap menggandeng kementerian pariwisata. Pemko juga promosi lewat media sosial.
“Terima kasih kita sampaikan ke kemenpar yang terus mensupport kita. Batam itu selalu dipromosikan di Indonesia dan dunia internasional,” katanya
Menurutnya, Jakarta, Malaysia, Singapura dan negara-negara di Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang dan Korea sangat berpotensi untuk lebih banyak lagi datang ke Batam. Di mana saat ini Singapura masih tetap mendominasi kunjungan ke Batam.
“Kalau tingkat hunian hotel kita juga tinggi. Ini juga bisa sebagai indikator meningkatnya jumlah kunjungan Wisman. dan memang masih Singapura yang mendominasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua komisi II DPRD Batam, Edward Brando mengatakan, promosi wisata harus gencar dilakukan. Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan. Banyak pelaku wisata yang bisa digandeng agar Batam ini lebih dikenal di negara asing, terutama negara tetangga.
Menurut Edward, saat ini masih banyak destinasi wisata yang perlu ditata dan dikelola dengan baik. Ia mencontohkan jembatan Barelang yang terkesan tidak ada kemajuan bila dibandikan jembatan lain yang menjadi ikon sebuah daerah.
“Misalnya di jembatan Ampera Palembang, di sana ditata dengan lampu yang indah. Jembatan Barelang itu bisa dibuat lebih baik dari situ. Di sinilah sinerigitas BP dan Pemko untuk memajukan pariwisata,” katanya. (ian)
