Jumat, 10 April 2026

Banyak Drainase Tertutup Tanah

Berita Terkait

foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Saat ini banyak drainase yang kondisinya sudah dangkal. Bahkan beberapa parit atau drainase yang tertutup tanah sehingga saat hujan deras air akan menggenangi jalan raya.

Misalnya drainase atau parit di pinggir jalan menuju Gurindam Raya Batuaji. Parit di sisi kiri dan kanan jalan raya tertutup tanah. Terutama dekat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dekat perumahan Aster Raya, paritnya sudah tertutup tanah.

“Makanya kalau hujan di sini, airnya langsung ke jalan. Mungkin memang perumahan tak banjir. Tapi jalan tergenang dan sangat tak nyaman untuk pengendara,” kata Lina, warga perumahan Aster Raya, Rabu (17/4).

Lina meminta agar parit di sana dinormalkan sehingga air bisa lancar mengalir ke drainase induk di dekat perumahan Bukit Sakinah. “Kadang air bercampur dengan sampah di jalan raya. Sangat bau dan mengganggu pengendara,” katanya.

Selain di sana, drainase di dekat perumahan Senawangi banyak endapan lumpur. Sampah plastik juga banyak di dalam drainase dan menghambat aliran air.

“Memang sampah banyak di sini. Dan memang sangat jarang dibersihkan. Kalau hujan deras di sini, jalan ini sering terendam banjir,” kata Barata, warga perumahan Senawangi, Batuaji.

Di simpang Mandalai, Sagulung pun darinase tertutup tanah. Di sana jarang dilakukan pendalaman alur air sehingga tidak jarang kalau hujan deras pun, air sulit untuk mengalir ke drainase Induk. Meski memang di sana, khususnya dekat pasar Melayu sudah sering dilakukan normalisasi drainase.

“Memang tanah masih banyak di drainase ini, tapi ini memang sudah sering dinormalisasi. Dan memang sudah lebih baik dari beberapa tahun yang lalu” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur mengatakan, pihaknya terus melakukan perbaikan dan normalisasi drainase. Di mana di daerah Batuaji ada alat berat yang memang siaga. Bahkan titik banjir di jalan raya sudah berkurang karena memang drainase nya sudah diperbaiki.

“Misalnya di daerah Tembesi dan di sekitar Pantai Melayu itu sudah jarang banjir. Dan kita akan terus mengurangi titik banjir yang ada di Batam,” katanya. (ian)

Update