foto:L batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Jelang pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), siswa di SMPN 56 Batam terlihat membersihkan dan mempersiapkan ruangan untuk ujian. Tahun ini merupakan tahun pertama siswa SMPN 56 Batam melaksanakan ujian di gedung sendiri.

Kepala SMPN 56 Batam, Nurhayati mengatakan tahun ini ada 65 siswa yang akan ikut ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP). Siswa akan dibagi dalam empat ruangan saat ujian berlangsung.

“Alhamdulillah persiapan sudah 100 persen, Tinggal menunggu pelaksanaan saja,” kata dia saat dijumpai di gedung baru SMPN 56 Batam di Tibanlama, Kamis (18/4).


Untuk jadwal pelaksanaan ujian akan digelar tanggal 22-25 April mendatang. Ujian dimulai pukul 10.30-12.30 WIB dalam satu sesi. Ada empat mata ujian yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). “UNBK mulai duluan beberapa jam setelah itu baru kami yang UNKP,” sebutnya.

Untuk soal ujian dibuat dan dikirim oleh pusat. Saat ini soal sudah disimpan di kantor Polsek Sekupang. Soal akan diambil Senin pagi sesaat sebelum ujian dimulai. “Demi keamanan jadi seluruh soal disimpan di Polsek. Nanti soal akan diambil per hari,” ujarnya.

Nurhayati menambahkan ini merupakan tahun pertama menggelar ujian di gedung sendiri. Sebelumnya siswa belajar dan ujian di sekolah lain. “Kemarin kan kami menumpang. Alhamdulillah sekarang sudah punya gedung sendiri,” lanjutnya.

Ia berharap siswa bisa menyelesaikan ujian dengan baik dan meraih nilai terbaik. Ke depan semoga SMPN 56 Batam bisa menggelar ujian berbasis komputer (UNBK). “Kami sudah usulkan dapat bantuan komputer dari Disdik. Semoga ke depan bisa terealisasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Dinas Pendidikan Batam, Andi Agung mengatakan seluruh soal baik SMP dan SD sudah berada di masing-masing kantor Polisi yang ada di wilayah sekolah.

“Setelah kami terima dari provinsi langsung didistribusikan dan disimpan di Polsek terdekat sekolah. Ini bertujuan untuk menjaga kerahasian dokumen negara,” terangnya.

Ia menyebutkan saat ini ada 70 sekolah yang melaksanakan UNKP. Jumlah ini tidak terlalu banyak, karena hampir semua sekolah sudah melaksanakan UNBK. “Mudah-mudahan berjalan dengan baik,” harapnya. (yui)

Loading...