batampos.co.id – Tiga remaja pria yang duduk di bangku SMP lari pagi di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Bulang Gebang, Jumat (19/4/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

Mereka dicegat oleh tiga remaja lain yang mengendarai dua sepeda motor. Ketiga korban diancam pakai sebilah kapak dan dipaksa oleh tiga pelaku untuk ikut mereka ke Seitemiang.

“Sampai di dekat pemakaman, mereka rampas ponsel dan semua uang jajan kami,” kata Andre, seorang korban saat mengadu ke Mapolsek Batuaji, kemarin pagi.


Saat dipaksa ikut berboncengan tiga dan ke Seitemiang hingga perampasan ponsel, Andre dan dua kawannya tak bisa berbuat banyak sebab pelaku membawa senjata tajam kapak tadi. Tiga pelaku diduga remaja putus sekolah.

Setelah barang berharga ketiga korban dirampas paksa, pelaku melarikan diri dan meninggalkan para korban begitu saja di Seitemiang.

Saat membuat laporan ke Mapolsek Batuaji, Andre ditemani oleh orangtuanya dan juga kerabat dan keluarganya yang lain. Dengan ada laporan tersebut keluarga Andre berharap agar para pelaku segera ditangkap agar tidak mengancam keselamatan dan kenyamanan masyarakat lainnya.

Informasi lain yang di dapat dari lokasi kejadian, lokasi TMP Bulang Gebang hingga jalan raya pangeran Diponegoro, Seitemiang masih sangat rawan dengan aksi kriminal jalanan seperti itu. Jambret, pemalakan hingga begal kerap dialami pengguna jalan.

Pihak Kepolisian Batuaji mengaku sudah berupaya maksimal untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dengan patroli rutin ataupun penindakan, namun karena wilayah berpenduduk padat dan keterbatasan personil, polisi juga sedikit kewalahan. (eja)

 

Loading...