foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Kesehatan sangat penting. Gaya hidup sehat yang baik untuk diterapkan sehari-hari adalah dengan berolahraga. Terutama para wanita percaya dengan hidup sehat aura kecantikan pun kian terpancar.

Wajar arena olahraga bagi wanita pun banyak bermunculan. Di antaranya ada senam aerobic, zumba, yoga, fitnes, bahkan olahraga ekstrem sekali pun. Mereka yang memilih mengikuti olahraga tersebut, selain hobi atau tujuan tertentu, juga beralasan karena ada pemandunya.

”Kalau ada instrukturnya kan enak, tinggal ngikutin gerakannya saja. Jadi lebih instan,” ujar Ranti, pegawai hotel di Batam.


Bahkan dengan sejumlah jenis olahraga tersebut, para peserta bisa dijamin hingga kurun waktu tertentu untuk mencapai tujuannya mengikuti olahraga.

”Kalau saya pengen tetap langsing. Takut gendut,” ungkapnya malu.

Namun, di sisi lain dari olahraga tersebut, bisa menjadi pertimbangan yang membe-ratkan. Mulai dari biaya yang harus dikeluarkan untuk menyesuaikan diri, hingga pergaulan kurang baik yang kemungkinan dapat ditemukan.

Qhairunnisa, mahasiswi Universitas Andalas Padang asal Batam memilih olahraga yang lebih sederhana. Menurutnya, olahraga itu tak perlu mahal. ”Saya hanya rutin lari pagi,” ucap Nisa, panggilannya.

Tinggal di lingkungan asrama kampus, gadis 21 tahun ini rutin mengelilingi area sekitar kampus tiap pagi de-ngan berlari-lari kecil. Waktu yang dipergunakan lebih kurang satu jam saja.

”Minimal seminggu tiga kali,” sambungnya yang kini tengah berada di rumahnya di Batam Center.

Dilihat dari postur tubuhnya, Nisa memang tampak ideal dengan tinggi 161 sentimeter dan berat sekitar 58 kilogram. Kebiasaan olahraga nan sederhana itu diakuinya baru ditekuni setahun belakangan sejak ia mulai kuliah. Disinggung soal biaya yang dikeluarkan, ia bahkan mengatakan ’gak perlu modal’.

”Cuma lari-lari saja, sering gak pakai alas kaki malahan. Anggap aja lagi main kejar-kejaran waktu kecil,” beber Nisa dengan polos.

Pandangan lain juga diungkapkan Gustia Meta, yang memilih olahraga sederhana di rumah. Sebagai ibu rumah tangga sekaligus pedagang daring, ia melakukan tugas olahraganya dengan sengaja banyak gerak di rumah.

”Beres-beres rumah kan sudah olahraga. Tapi kalau sudah santai, ikutin gerakan senam atau yoga yang sudah di-download suami ke dalam flashdisk. Tinggal putar di Tv,” terang Meta.

Ia yang tinggal di Ruko Seraya ini juga gemar memanfaatkan trotoar yang kini ada di sepanjang jalan sekitar Lubukbaja.

”Lebih banyak dibawa jalan-jalan sore, kalau lari sekali-sekali pas ada suami. Soalnya saya gak begitu kuat untuk olahraga berat,” ucapnya.

Dengan rutinitas yang sederhana itu, ia mengaku memiliki semangat berlebih hari-hari-nya.

”Bangun pagi itu udah semangat, beres-beres, urusin jualan, sampai tidur lagi bawaannya masih tetap fit. Tidak mudah lelah,” beber Meta.

Pemandangan yang umum untuk berolahraga juga sering terlihat di Dataran Engku Putri, Batam Center. Ada lari, badminton, bersepatu roda, senam, juga olahraga bela diri. Tapi rata-rata mereka tidak begitu menekuninya.

”Ini sekalian olahraga sembari kumpul sama teman-teman. Paling di hari libur saja,” ungkap Rere yang sedang bersama lima rekannya.

Dengan beberapa versi olahraga yang dapat dilakukan, jika ditekuni pasti membuahkan hasil yang diharapkan. Tidak perlu mahal, dan tidak perlu sulit. Mari budayakan berolahraga. (nji)

Loading...