batampos.co.id – Ujian nasional tingkat SLTP digelar serentak Senin (22/4/2019). Tak terkecuali SMPN 28 Batam yang menggelar UN namun masih menggunakan pensil dan kertas.

“Jumlah siswa yang ujian hari ini 222 orang. Berjalan dengan aman, lancar dan terkendali. Semuanya ikut ujian,” ujar Wakil Kepala Sekolah SMPN 28 Batam, Tri Bandono.

Tri mengatakan semuanya dibagi menjadi 12 kelas dan hanya satu sesi saja dan akan berlangsung selama empat hari kedepan. Untuk UNKP hari pertama ini, yang diuji adalah bidang studi Bahasa Indonesia.


“Tadi mulai pukul 10.30 sampai pukul 12.30,” katanya.

Pantauan di lapangan, setiap kelas diberikan pengawas sebanyak dua orang. Dan didepan pintu ujian bercantumkan tulisan dilarang masuk ruangan selain peserta ujian dan pengawas. Selain itu, tidak diperkenankan membawa alat komunikasi dan atau kamera dalam ruang ujian.

“Ada 50 soal dan semuanya dari pusat bukan dari kita. Ujiannya dilakukan selama 120 menit,” katanya.

Diakuinya untuk tahun ini memang SMPN 28 Batam belum bisa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebab belum memiliki fasilitas yang memadai.

“Tahun depan rencana UNBK. Insyaallah sejauh ini kita masih dalam tahapan persiapan,” tutur Tri.

Jumlah siswa kelas VIII tahun ini sebanyak 240 siswa. Pihaknya mengajukan jumlah komputer sesuai dengan kuota siswa yang ada.

“Biasanya 1 sesi itu ada 60 komputer itulah yang kita ajukan. Kalau bisa 80 unit,” tutupnya. (yui)

Loading...