batampos.co.id – Sebanyak 40 jemaah calon haji (JCH) Kota Batam batal berangkat untuk menunaikan ibadah haji tahun ini ke Tanah Suci. Hal ini disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Haji Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batam Amanuddin, Kamis (25/4/2019).
Batalnya JCH tersebut disebabkan berbagai faktor, di antaranya meninggal dunia, sakit hingga belum bisa berangkat karena faktor lainnya seperti urusan kerjaan.
”Mereka konfirmasi ke kami (Kemenang Kota Batam, red). Kami juga sudah laporkan ke pusat dan Kanwil (Kantor Wilayah) soal pembatalan ini. Jadi, ke 40 JCH itu batal dan akan diganti dengan yang baru,” jelasnya.
Ia menyebutkan proses pergantian JCH ini akan dilakukan oleh pusat dan Kanwil Kemenag Kepri. Pergantian nanti akan mempertimbangkan beberapa aspek, seperti lama waktu menunggu keberangkatan, ataupun usia JCH.
”Biasanya diprioritaskan untuk mereka. Tapi semua nama-nama pendaftar haji sudah masuk di sistem. Nanti tinggal di proses saja. Kami menunggu dari mereka saja,” ujar Amanuddin.
Pergantian, lanjutnya, juga bisa dialihkan kepada anggota keluarga yang lain. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, se-perti dokumen keluarga. Hal ini berfungsi sebagai alat penunjang pengalihan keberangkatan.
”Kemarin kan ada juga yang meninggal dan digantikan suaminya. JCH pengganti ini harus melengkapi dokumen tersebut agar bisa diproses,” terangnya.
Amanuddin mengungkapkan, untuk proses pergantian terbilang cukup mudah karena calon jemaah haji sudah ada di sistem. Saat ini pihaknya menunggu putusan terkait kuota penambahan dari pusat dan Kanwil Kepri.
”Ada penambahan 10 ribu JCH. Nah, kami masih menunggu Batam dapat berapa kuota yang baru ini,” lanjutnya.
Kuota tambahan ini akan difokuskan pada lansia (lanjut usia). Mengingat waktu keberangkatan yang semakin dekat, JCH tambahan ini berkemungkinan diberangkatkan di kelompok terbang (kloter) terakhir nanti.
”Juli sudah berangkat kloter pertama. Mungkin yang tambahan ini menyusul dan menyesuaikan nanti,” imbuhnya.
Tahun ini, Batam mendapatkan kuota 574 JCH untuk dibe-rangkatkan Juli mendatang. Saat ini, proses persiapan keberangkatan sudah masuk pelunasan biaya haji tahap dua.
JCH juga sudah merampungkan proses rekam biometrik sesuai dengan ketentuan Pemerintah Arab Saudi. (she)
