Rabu, 8 April 2026

Gempita Hardiknas 2019

Berita Terkait

Aktivitas anak-anak pada acara Gempita Hardiknas di Batam.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Gempita Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 di gelar di dataran Engku Putri, Kamis (25/4). Kegiatan ini dibuka secara simbolis oleh Walikota Batam Muhammad Rudi dan perwakilan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan yang merupakan agenda tahunan Kemendikbud ini digelar serentak di 13 Provinsi di Indonesia, mulai Kepri hingga Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Rudi meminta kepada Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pembangunan Karakter, Arie Budhiman agar pusat turut membantu mengembangan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Batam. “Saya ingin satu waktu Batam dikenal sebagai kota pendidikan. Agar ini terwujud ayo kita bekerja dengan melengkapi sarana dan prasarannya. Ini sudah disampaikan kepada Staf Ahli Mentri Pendidikan dan Kebudayaan agar ini disampaikan ke Pak Mentri,” ujar Rudi usai pembukaan Hardiknas.

Lanjut Rudi mengatakan, jika sarana dan prasana memadai di Kota Batam, maka tak menutup kemungkinan kota industri ini juga dikenal sebagai kota pendidikan. Selain itu pendidikan di kota ini juga akan lebih baik. “Untuk sarana dibangun tempat pendidikan. Untuk guru pusatlah yang memutuskan apakah pegawai honor yang ada sekarang bisa kami angkat menjadi pegawai atau pusat merekrut pegawai baru sesuai klasifikasi yang dibutuhkan,” katanya.

Tak sampai di situ, menurutnya Pemko Batam juga memberikan beasiswa kepada siswa lulusan SMA yang berhasil lulus melalui jalur undangan di 5 perguruan tinggi, UI, ITB, IPB, UNPAD dan UGM. Setiap tahun ada sekitar 50-60 orang yang melanjutkan pendidikan di 5 perguruan tinggi tersebut dengan dibiayai dari Pemko Batam. “Kami butuh kader ASN yang memiliki kemampuan lebih dari yang sudah ada saat ini. Mereka yang sudah selesai kuliah akan mengabdi ke Pemko Batam tapi bukan sebagai pegawai melainkan tenaga honorer,” jelasnya mantan anggota Polri ini.

Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pembangunan Karakter, Arie Budhiman mengatakan kegiatan ini serentak dilakukan di 13 Provinsi di Indonesia. Dalam kesempatan itu Arie mengapresiasi Walikota Batam yang berkeinginan pendidikan di Kota Batam dikenal. Ia pun berjanji akan menyampaikan persoalan pendidikan yang ada di Batam kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Ketua Panitia Gempita Hardiknas 2019, Irwan Syafii menjelaskan kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya di gelar oleh UPT Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kepri. Di tahun 2019 kegiatan ini digelar di dua lokasi, di Dataran Engku Putri, Batam dan di lapangan BPMP Kepri di Kota Tanjung Pinang.

“Terimakasih kepada Pak Walikota beserta jajaran yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Tahun 2018 kegiatan serupa kita pusatkan di Kota Tanjung Pinang,” katanya.

Sementara Gempita Hardiknas 2019 ini akan digelar selama lima hari. Dan akan menampilkan beragam kegiatan lain, seperti lomba kolase, media pembelajaran, talk show pendidikan, pentas seni, melukis kesejarahan, diskusi nilai budaya hingga pemutaran film.

Update