
batampos.co.id – Sekolah MAN 1 Batam di Sagulung memperkenalkan perangkat pengawas siswa terbaru kepada orangtua siswa di lingkungan sekolah, Kamis (25/4). Perangkat ini diberi nama Platform Sekolah Pintar (PSP) yang bentuknya menyerupai KTP elektronik.
Program untuk pengembangan sekolah ini hasil kerja sama dengan bank BNI Syariah. Kegunaan kartu ini diantaranya memantau absensi siswa, pembayaran SPP dan juga mengontrol jajan siswa di lingkungan sekolah.
Absensi dengan sistem menempel kartu PSP seperti di perhotelan akan terhubung ke android orangtua sehingga orangtua dan pihak sekolah sama-sama tahu apakah anak ada di sekolah atau tidak. Begitu juga dengan pembayaran SPP mempermudah orangtua melunasi SPP anak melaluli aplikasi perbankan yang ada. Orangtua cukup pegang android untuk membayar ataupun mengetahui besaran dan jatuh tempo pembayaran SPP.
Sementara untuk jajan, orangtua bisa juga menggunakan aplikasi yang sama namun keunggulannya orangtua bisa atur besaran jajan anak perhari. “Jajan ini bisa dimasukan melalui pembayaran SPP tadi, kemudian orangtua siswa tinggal atur melalui aplikasi di android berapa jajan anak perhari. Ini hanya berlaku di kantin sekolah,” kata Humas MAN I Batam Rio, kemarin.
Untuk tahal awal perangkat ini masih dibatasi hanya untuk siswa kelas 10 sebab masih dalam tahap perkenalan.
Pihak BNI Syariah mengaku ini perangkat pertama kali diberlakukan di sekolah di Kepri. Perangkat ini memudahkan pihak sekolah dan orangtua untuk mengawasi siswa.
“Perangkat ini sangat aman. Walaupun jatuh di jalan dan ditemukan orang lain tak bisa disalahgunakan. Ini hanya untuk siswa. Semacam kartu siswa elektroniklah sebutannya tapi multifungsi,” ujar sub manajer bank BNI Syariah cabang Batam Abdi Tunggal Cahyo Suwarto. (eja)
