Selasa, 7 April 2026

Sampah di Dalam Drainase Dikeruk Manual

Berita Terkait

foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Satgas drainase dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali diterjunkan untuk bersihkan tumpukan sampah dalam drainase di Batuaji. Satgas ini secara manual mengangkat sampah yang menyumbat di lokasi penyeberangan air atau gorong-gorong.

“Hari ini mulai kerjakan mereka. Lokasi penyebrangan air agak susah keruk pakai alat berat makanya harus manual dari petugas ini (satgas drainase),” ujar Camat Batuaji Ridwan, Senin (29/4/2019).

Pengerukan manual ini fokus pada lokasi penyebrangan air drainase induk yang bermasalah seperti di belakang kawasa Mitra Mall, kelurahan Bukit Tempayang.

“Bertahap makanya disitu dulu karena cukup bermasalah gorong-gorong dekat Mitra Mall itu,” kata Ridwan lagi.

Pengerjaan manual ini untuk mendukung proyek normalisasi drainase induk dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dengan alat berat. Drainase induk yang rawan banjir dan sudah dikeruk alat berat sudah cukup banyak seperti dekat perumahan Kodim, Kelurahan Buliang, depan perumahan Sierra, kelurahan Bukit Tempayang dan di Tanjunguncang.

Namun demikian tegas Ridwan, persoalan banjir belum sepenuhnya diatasi dengan baik sebab masih banyak drainase yang bermasalah termasuk sistem konektifitas satu dengan yang lain agar terhubung dari hulu ke hilir.

“Memang belum semua bagus, tapi tetap kami upayakan. Bertahap karena merampungka semuanya butuh kajian dan pertimbangan yang matang agar tidak sia-sia,” ujarnya.

Normalisasi di Batuaji diakui Ridwan, membutuhkan kajian yang lebih sebab selain kontur tanah yang tidak rata juga faktor air pasang. Drainase induk dekat perumahan Sumberindo dan Bagaman Tanjunguncang misalkan, agak sulit ditata sebab ada faktor alam yakni air pasang. Ini butuh kajian yang lebih serius lagi agar normalisasi tidak berakhir sia-sia. (eja)

Update