
foto: batampos.co.id / eusebius
batampos.co.id – Hilir mudik truk beroda sepuluh ganggu kenyamanan pengendara di jalan Puteri Hijau, Sagulung. Jalan dari depan Fame hotel hingga depan kantor camat Sagulung jadi becek dan berlumpur akibat tanah dan lumpur yang tercecer dari kendaraan proyek tersebut.
Truk-truk beroda sepuluh ini angkut tanah dari lokasi kosong dekat Fame hotel untuk dibawa ke dalam kawasan perusahaan tanpa plang nama di samping kantor camat. Truk tersembut melintasi jalan Puteri Hijau sehingga gumpalan lumpur yang menempel di roda truk jatuh dan lengket ke aspal jalan. Tidak itu saja ceceran tanah dari bak muatan truk juga menyebabkan jalan berdebuh dan kotor.
Pengendara cukup kewalahan sebab selain licin dan berlumpur, kondisi udara di sepanjang jalan sangat kotor. Pengendara khususnya roda dua harus mengenakan alat pengaman pernapasan untuk mengindari kepula debuh di sepanjang jalan tersebut.
“Harusnya dibersihkan sebelum masuk ke jalan raya. Ini sangat mengganggu. Padahal kerjanya (aktifitas proyek) untuk perusahaan bukan untuk kepentingan umum,” keluh Anton, warga puteri Hijau. (eja)
