batampos.co.id – Tiga kecamatan yang berada di pulau penyangga atau hinterland sudah merampungkan proses penghitungan di tingkat kecamatan. Saat ini seluruh hasil penghitungan sudah berada di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam.
Komisioner KPU Batam, Zaki Setiawan mengatakan tiga kecamatan itu yakni Bulang, Belakangpadang dan terakhir Galang. Sementara untuk sembilan kecamatan yang di kota masih dalam proses.
“Hinterland lebih sedikit TPSnya bila dibandingkan maindland. Wajar bila mereka berhasil menyelesaikan duluan,” kata dia, Senin (29/4/2019).
Untuk proses rekapitulasi di kota sedikit terkendala karena adanya rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batam yang mengharuskan penghitungan juga dilakukan berdasarkan formulir C1 plano yang ada di lima kota suara.
“Berbeda dengan C1 hologram yang hanya calon presiden dan wakil presiden saja. Untuk membuka kotak suara itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jadi ini yang memakan waltu banyak,” bebernya.
Menurutnya proses penghitungan melalui teli lebih cepat. Sebab pengisian dilakukan bersama-sama dan disaksikan petugas dan saksi jadi hasilnya lebih terjamin.
“Lebih kecil potensi kesalahannya. Kalau formulir kan diisi masing-masing anggota jadi tidak tertutup kemungkinan ada kesalahan,” imbuhnya
Zaki menyebutkan kecamatan Sagulung memiliki TPS paling banyak yaitu mencapai 500 lebih, disusul Batamkota sekitar 400 kotak suara, Batuaji dan kecamatan-kecamatan lainnya.
“Ini masih kami pantau. Kami rasa saat ini penghitungan sudah berjalan 50-60 persen. Mudah-mudahan hingga tanggal 4 Mei mendatang rampung,” harapnya.
Sementara untu Situng, Zaki mengatakan saat ini proses Situng masih berjalan hingga saat ini. Meskipun tidak bisa menyelesaikan target untuk mengunggah data, ia bersama 20 operator terus berupaya mengumpulkan formulir C1 yang masih berada di kotak suara.
“Ya tidak bisa lima hari karena formulirnya tersimpan di kotak suara. Jadi kami tunggu dulu proses penghitungan di PPK,” imbuhnya.
Sebagian dari formulir C1 ada yang sudah diterima KPU, namun pihaknya masih menunggu ratusan formulir yang tersebar di seluruh PPK.
“Penginputan sudah lebih dari 50 persen. Dan 25 persen formulir C1 belum kami terima. Jadi ini yang membuat lambatnya proses Situng,” terangnya. (yui)
