Sabtu, 18 April 2026

Pesan Habibie untuk Kepala BP Batam, Eddy Putra Irawady Agar Menjadikan Batam …

Berita Terkait

batampos.co.id – Mantan Ketua Otorita Batam (OB) BJ Habibie membawa pesan penting dalam kunjungannya ke Batam sejak Senin (29/4) lalu. Ia meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam tegas memerangi para spekulan lahan. Sebab aksi para spekulan ini dinilai menghambat perkembangan investasi di kota industri ini.

“Akhiri orang yang menjadi spekulan. Kumpulkan tanah yang dibuat apa-apa (pemanfaatannya tak jelas). Ada 1001 macam itu. Harus ditarik, harus cerdas. Kita harus tegas, jangan persulit, supaya bisa bantu investasi masuk ke sini,” kata Habibie saat konferensi pers di Ruang VVIP Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Selasa (30/4).

Habibie mengakui, masalah lahan memang menjadi persoalan klasik yang belum pernah bisa dituntaskan. Habibie memahami hal tersebut berdasarkan pengalamannya sebagai mantan ketua Otorita Batam.

“Saya tak mau menyalahkan siapa-siapa, tapi ini tak boleh terulang lagi. Kita harus belajar dari kesalahan kita. Karena ini untuk tingkatkan daya saing,” paparnya.

Investasi merupakan corong utama pertumbuhan ekonomi di Batam sehingga harus mendapat berbagai sentuhan ajaib agar berjalan lancar. Di samping itu, banyak talenta muda yang menghiasi Batam dan malang melintang di industri digital modern yang tengah bergelora di Batam.

“Saya lihat ke tempat Kris Wiluan (Kinema Studios, red), penuh anak-anak muda dari seluruh Indonesia. Mereka tengah mengalami proses keunggulan dan tingkatkan produktivitas buat perangkat lunak, film, dan animasi. Tidak ada kontrak di sana sehingga mereka bisa eksplorasi kemana-mana,” paparnya lagi.

BJ habibie (kiri) bersama Kepala BP Batam Eddy Putra Irawady foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Selama menjadi ketua OB pada 1978 hingga Maret 1998, Habibie membuat Batam berkembang sangat pesat. Ia mengubah arah pembangunan Batam tidak hanya sekadar jadi basis logistik Pertamina, melainkan mengubah Batam menjadi proyek nasional yang memberikan nilai tambah tinggi untuk kepentingan nasional. Di antaranya dengan menyiapkan sarana dan prasarana infrastruktur untuk mengundang investasi ke Batam.

Karenanya, Habibie berharap agar pembangunan Batam kembali ke rencana awal itu. Presiden ketiga Indonesia itu juga mengingatkan agar semua perencanaan Batam saat ini harus kembali pada undang-undang yang mengaturnya.

“Batam itu dibangun bukan tanpa alasan. Batam itu ujung tombak NKRI. Tidak ada jalan lain, Batam harus back to basic” katanya.

Habibie juga berpesan kepada para pimpinan BP Batam saat ini, Eddy Putra Irawady, agar Batam dijadikan wahana yang bernilai tambah, yakni dengan memaksimalkan potensi ekonomi yang ada guna mendorong terus terbukanya lapangan pekerjaan.

“Saya yakin Anda lebih baik dari generasi saya. Inilah yang disebut estafet yang terus berjalan. Jangan lupa sasaran tugas utama membangun Batam. Jangan terlalu banyak politik,” pesannya.

(leo)

Update