batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengap-resiasi pembukaan rute langsung kapal Roll on Roll off (Roro) KMP Satria Pratama dari Batam (Telagapunggur) menuju Jambi (Kualatungkal). Rute ini diyakini dapat meningkatkan perekonomian kedua daerah. Tidak hanya itu, rute ini juga menjadi alternatif bagi masyarakat Batam yang mau mudik ke Sumatera bagian selatan.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengaku Batam diuntungkan dari sisi distribusi pasokan bahan pokok.
”Ini momentum penting, dan memberikan kontribusi antar kedua daerah. Karena membuka aksesibilitas komoditas sembako ke Batam. Pertumbuhan ekonomi Jambi naik, Batam mendapatkan pasokan beras, cabai, dan bahan kebutuhan pokok lainnya,” katanya saat memberikan sambutan pembukaan rute Kapal Roro Batam-Jambi, Rabu (1/5).
Ia mengatakan, selama ini permasalahan pasokan sembako ke Batam karena sulitnya akses. Apalagi saat ini, kata Amsakar, harga tiket dan kargo pesawat naik. Sehingga, harga sembako dari daerah Jawa meningkat.
”Contohnya cabai dari Mataram dan Yogyakarta yang mahal,” ungkapnya.
Terkait sembako ini, Amsakar mengaku baru membahasnya dengan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Selasa (30/4) lalu.
”Langkah yang diambil PT Jembatan Nusantara, membuka rute ini sudah sangat tepat. Inilah tol laut yang disebut Pak Presiden Jokowi, menyambungkan satu titik ke titik lainnya. Dan saya menilai rute ini sangat penting, dan kami apresiasi pembukaan rute baru ini,” tuturnya.
Direksi PT Jembatan Nusan-tara selaku pemilik KMP Satria Pratama, Sartono, mengatakan, pengoperasian rute ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mengatakan, rute ini tidak hanya membantu kelancaran lalu lintas penumpang dan kendaraan. Tapi juga logistik sembako ke Batam.

”Saya telah meminta ABK KMP Satria Pratama, untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Demi memberikan kenyamanan,” ucapnya.
Kepala Cabang Jembatan Nusantara Batam Muhammad Abdul Azis mengatakan, KMP Satria Nusantara, termasuk kapal Roro yang cukup besar di Telagapunggur, Nongsa. Karena memiliki panjang 50 meter dan mampu mengangkut sebanyak 200 orang, 38 unit kendaraan, baik roda dua maupun empat.
KMP Satria Pratama memiliki ruangan VIP, ruang laktasi, poliklinik serta fasilitas AC. Kenyamanan, kata Azis, menjadi prioritas. Karena perjalanan yang ditempuh cukup panjang, yakni 14 jam dari Batam ke Jambi.
”Saat ini masih sekali dalam seminggu saja. Setiap Rabu, berangkat ke Kualatungkal,” tuturnya.
Apakah akan ada penambahan jadwal keberangkatan? Azis mengaku tidak menutup kemungkinan, akan ada penambahan armada dan jadwal keberangkatan. Karena dari data yang dimilikinya tahun lalu, animo masyarakat untuk menggunakan kapal Roro cukup tinggi.
”Dari tahun ke tahun naik. Apalagi jelang Lebaran. Kami akan evaluasi dulu. Kalau memang tinggi, pastinya kami tambah,” pungkasnya.
Saat ini, rute kapal Roro di Telagapunggur telah melayani ke beberapa daerah. Seperti dari Batam ke Bintan, Batam menuju ke Buton, Riau. Lalu rute terbaru, Batam menuju ke Kualatungkal, Jambi. (ska)
