
Pengendara saling mendahului di simpang lalu lintas RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Jumat (3/5). Kondisi itu disebabkan lampu lalu lintas padam.
F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Edward Purba mengatakan, sebanyak 15 lampu lalu lintas atau traffic light Batam belum memiliki daya cadangan atau baterai. Artinya, jika aliran listrik mati di daerah lampu tersebut berada, lampu lalu lintas tersebut juga ikut mati. Dari total 40 lampu lalu lintas se-Kota Batam, baru 25 yang tidak akan mati walaupun aliran listrik mati karena memiliki cadangan daya.
“Beberapa titik memang belum terpasang baterai untuk cadangan daya. Kalau listrik mati memang mati, tapi yang terpasang dengan baterai tetap menyala walaupun listrik pa-dam,” terangnya.
Baterai yang berfungsi sebagai penyimpan daya apabila listrik padam, memiliki kemampuan menghidupkan lampu hingga tiga jam kemudian.
”Penyimpanan daya itu bisa bertahan selama tiga jam ke depan dan lampu tetap bisa dipergunakan,” jelasnya.
Perawatan lampu lalu lintas rutin dikerjakan mengingat anggaran selalu ada tiap tahunnya.
”Namun, arus listrik untuk lampu lalu lintas kerap tidak stabil sehingga sering terjadi gangguan pada traffic light di sejumlah titik di Batam,” katanya. (cr1)
