Senin, 13 April 2026

Pengerjaan Jalur Dua Batuaji – Sekupang Dimulai

Berita Terkait

batampos.co.id – Pengerjaan jalur dua di Jalan Diponegoro atau yang menghubungkan Sekupang menuju Batuaji mulai dikerjakan. Beberapa alat berat terlihat sudah mulai ditempatkan di lokasi tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Yumasnur mengatakan saat proses pematangan lahan yang akan dibangun jalur dua sudah mulai dikerjakan.

Pengerjaan tahan awal ini jalan akan dibangun dari Tiban housing menuju Simpang Tobing, Batuaji. Selain pematangan lahan, jalan yang merupakan jalan nasional ini juga telah diperbaiki.

“Jalan yang lama banyak yang rusak dan itu sudah diperbaiki. Jadi ada dua pengerjaan sekaligus,” kata Yumasnur, Jumat (3/5).

Ia menyebutkan tahun pemerintah pusat menyiapkan anggaran Rp 30 miliar untuk pembangunan jalur dua sepanjang tiga kilometer tersebut.

Sebelumnya pengerjaan jalur dua tersebut sempat tidak dilanjutkan pasca pembangunan 2014 lalu. Yumasnur mengungkapkan dengan adanya peningkatan infrasturktur ini, diharapkan pengendara lebih nyaman.

“Kalau lebar pengendara dan arus lalu lintas juga lebih tertib. Selama ini banyak juga yang menilai kondisi jalan rawan kecelakaan. Jadi mudah-mudahan ada pelebaran ini hal seperti itu bisa dihindari,” terangnya.

Ia berharap pengerjaan jalan bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kendala. Pengendara diharapkan bisa menikmati jalur dua tersebut di akhir tahun atau awal tahun depan.

“Pengerjaan jalan terus. Mudah-mudahan lancar dan bisa selesai tepat waktu,” imbuhnya.

Salah seorang pengendara motor, Niken mengatakan sangat mendukung pelebaran jalan yang dilakukan oleh pemerintah. Selama ini jalur kedua belum selesai dikerjakan.

“Saya kerjanya kan di Sekupang, tinggal di Batuaji. Kalau pagi ramai sekali. Jadi sudah seharusnya ada jalur kedua biar pengendara aman,” kata dia.

Menurutnya saat ini jalan yang berlubang atau rusak di jalan yang biasa dilalui juga sudah diperbaiki. Jalan berlubang sudah ditambal oleh pekerja beberapa waktu lalu.

“Kemarin kan masih banyak lubang tapi sekarang sudah tidak lagi,” ujar perempuan 23 tahun ini. (yui)

Update