
batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam telah merampungkan pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 untuk enam kecamatan, Senin (6/5). Dari perolehan suara di enam kecamatan itu, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul sementara dibandingkan penantangnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Keenam kecamatan yang sudah diplenokan KPU Batam kemarin masing-masing
- Kecamatan Bulang,
- Kecamatan Galang,
- Kecamatan Belakangpadang,
- Kecamatan Batuaji,
- Kecamatan Nongsa,
- Kecamatan Batuampar.
Pleno berlangsung mulai pukul 08.50 WIB hingga 18.00 WIB.
“Enam kecamatan berhasil kami selesaikan. Besok (hari ini, red) akan dilanjutkan enam kecamatan lagi,” kata Ketua KPU Batam, Syahrul Huda, Senin (6/5).
Berdasarkan hasil sementara, Jokowi-Ma’ruf unggul di Kecamatan Bulang, Galang, Belakangpadang, dan Batuaji. Sementara Prabowo-Sandi unggul di dua kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Nongsa dan Batuampar.
Di Bulang, pasangan 01 berhasil mendapatkan suara sebanyak 3.560 suara, sedangkan pasangan 02 Prabowo-Sandiaga meraih 3.059 suara.
Di Kecamatan Galang, pasangan 01 meraih 5.947 suara dan pasangan 02 sebanyak 4.236 suara.
Untuk Belakangpadang pasangan 01 unggul 6.892 dari pasangan 02 meraih 4.748 suara.
Sementara untuk Kecamatan Batuampar pasangan 01 meraih 14.336 suara dan pasangan 02 meraih 15.738 suara.
Di Batuaji pasangan 01 meraih sebanyak 31.780 dan pasangan 02 sebanyak 29.253 suara.
Di Kecamatan Nongsa pasangan 01 meraih sebanyak 16.798 dan pasangan 02 sebanyak 20.690 suara.
Sehingga total perolehan suara untuk enam kecamatan itu, pasangan Jokowi-Ma’ruf mendapat 79.313 suara. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi meraup 77.624 suara.
Syahrul mengatakan, proses pleno kemarin memang sempat diwarnai sejumlah protes. Salah satunya protes terhadap tingginya jumlah daftar pemilih khusus (DPK) di Batuaji. Yakni mencapai 8.000-an suara.
Namun persoalan tersebut akhirnya beres setelah ada penjelasan dari KPU. Menurut Syahrul, seluruh DPK boleh difasilitasi untuk memilih, sepanjang surat suaranya masih cukup dan tersedia.
“Sekarang saja total surat suara yang tidak terpakai di Batuaji masih banyak. Jadi tadi sudah dijelaskan. Selagi mereka e-KTP Batam dan surat suara ada, pemilih bisa dilayani,” ujarnya.
Syahrul menyebutkan saat ini masih ada empat kecamatan yang belum menyelesaikan pleno. Keempat kecamatan tersebut yaitu Batam Kota, Lubukbaja, Sekupang, Bengkong, Seibeduk, dan Sagulung.
“Mudah-mudahan mereka bisa merampungkan malam ini paling lambat. Yang paling mengkhawatirkan itu Sagulung. Kendati demikian kami tetap berharap mereka bisa menyelesaikan sebelum pleno tingkat kota besok (hari ini, red),” ungkap Syahrul.
Syahrul mengatakan, masih ada waktu satu hari lagi untuk merampungkan proses penghitungan di tingkat kecamatan. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan KPU provinsi terkait hal ini.
“Kami tetap optimis pleno sesuai dengan jadwal. Kalau ada perubahan atau perpanjangan waktu pasti kami informasikan,” ungkapnya.
Ketua Bawaslu Batam Syailendra Reza melihat proses rekapitulasi tiga kecamatan yang sudah selesai bisa dipastikan pleno sesuai dengan jadwal, Selasa (7/5).
“Kami optimis selesai tepat waktu. Meskipun yang cukup mengkhawatirkan itu Sagulung. Saat ini masih banyak yang harus diselesaikan PPK,” sebutnya.
Ia berharap hingga penetapan hasil tingkat kota nanti semua berjalan dengan lancar. Meskipun ada catatan-catatan yang disampaikan oleh masing-masing PPK tapi semua sudah terselesaikan di tingkat kecamatan.
Sementara Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki yang meninjau lokasi rekapitulasi di KPU Batam di Sekupang mengatakan, proses pesta demokrasi dari awal pemungutan hingga saat ini berjalan dengan baik.
Pihaknya juga meningkatkan pengamanan sesuai dengan kebutuhan di kantor KPU Batam. Beberapa armada juga siap siaga selama proses penghitungan berjalan.
“Saya meminta semua pihak bisa mendukung proses rekapitulasi ini. Jangan ada usaha untuk mengganggu jalannya proses rekapitulasi ini. Kalau itu terjadi kami akan tindak,” tegasnya. (yui)
