ilustrasi

Meski hambar, mentimun ternyata memiliki ragam manfaat bagi tubuh kita. Dilansir dari NDTV, Selasa (7/5), sayuran ini kaya akan mineral, elektrolit dan vitamin yang tersedia secara bio. Seperti vitamin K, vitamin C, magnesium, fosfor, riboflavin, B-6, folat, asam pantotenat, zat besi, kalsium, dan seng.

Tidak hanya itu, mentimun juga dapat membantu menjaga keseimbangan hidrasi dalam tubuh sepanjang hari. Selain itu mentimun dikenal efektif menurunkan kadar kolesterol ‘jahat’ (LDL). Karena itu pula sayuran ini sering digunakan sebagai bahan kecantikan dan kulit.



Sebab sifatnya dapat mengelupaskan kulit dan mengangkat sel-sel kulit mati. Manfaat yang paling terasa dari mentimun adalah menjaga kesehatan pencernaan.

Sehingga sangat baik bagi Anda yang sedang menjalani diet. Pasalnya, mentimun bisa membuat seseorang mudah mencerna makanan berminyak dan berat.

Dengan begitu, usus dan pencernaan akan lebih sehat dan metabolisme terjaga. Jika dimakan langsung, mentimun rasanya renyah dan segar.

Tapi, mentimun bisa dibuat jus atau smoothie sebagai minuman detoksifikasi. Berikut, penjelasan manfaat mentimun untuk pencernaan dan turunkan berat badan.

Mentimun Untuk Usus

Menurut buku ‘Healing Foods’ oleh DK Publishing House, mentimun mengandung erepsin, enzim pencernaan yang membantu memecah protein.

Mentimun juga bertindak sebagai antiparasit yang membantu membersihkan dan mengencangkan usus.

Mentimun Untuk Pencernaan

Perlu Anda tahu, 96 persen mentimun hanya air. Mentimun adalah sayuran yang mengandung air dan nutrisi.

Karena penuh dengan air, maka akan baik bagi usus besar. Jika menderita sembelit, mentimun dapat membantu melunakkan feses dan memungkinkan keteraturan usus yang lebih baik.

Turunkan Berat Badan

Mentimun dikemas dengan air, yang membuat sayuran ini sangat mengenyangkan. Jika kenyang, secara alami maka akan makan lebih sedikit. Mentimun juga merupakan makanan berkalori negatif. 100 gram mentimun hanya mengandung 15,54 kalori.(jpc)

Loading...