Selasa, 3 Februari 2026

Pak Habibie Ungkap Tujuan Membangun Enam Jembatan ke Arah Galang

Berita Terkait

batampos.co.id – Kunjungan Presiden Ketiga Indonesia BJ Habibie ke Batam pada Rabu (30/4) lalu, membuka sedikit pemahaman akan hadirnya enam jembatan yang menghubungkan pulau-pulau di Batam.

Ternyata ada tujuan lain Habibie membangun jembatan ini selain untuk konektivitas.

Habibie menjelaskan, pulau-pulau yang telah terhubung oleh enam jembatan ini sejatinya diperuntukan sebagai tempat tinggal bagi masyarakat industri di Batam. Untuk mereka yang bekerja di perusahaan-perusahaan besar di Batam yang menginginkan kenyamanan akan tempat tinggal.

Ketika itu, lanjut Habibie, pihaknya berupaya menjaga keaslian alam dari pulau-pulau ini, dengan cara tidak menempatkan industri apapun di wilayah pesisir Batam ini.

“Karena manusia yang mempunyai kualitas tinggi kehidupannya, mereka bekerja di institusi canggih di kota batam, akan tinggal di kawasan tersebut. Daerahnya hijau dan mereka bisa bersenang-senang dan nyaman di sana.

Sampai saat ini optimalisasi kawasan pulau-pulau ini belum sesuai dengan tujuan semula, seiring dengan perkembangan Batam sebagai kota Industri yang mengalami perlambatan. Sehingga kawasan-kawasan ini masih belum berkembang sebagaimana mestinya.

Meskipun demikian, Habibie menjelaskan bahwa manfaat pulau-pulau yang ada di Kecamatan Galang, Batam tersebut, setidaknya bisa memberikan kenyamanan bagi pengungsi asal Vietnam. Dimana antara tahun 1979 sampai tahun 1996 sekitar 250 ribu pengungsi Vietnam mendiami 80 hektar lahan di Pulau Galang.

“Pengungsi vietnam juga sempat memanfaatkan pulau galang untuk tempat mereka berlindung,” kata Habibie lagi.

Adapun keenam jembatan yang dibangun yakni, Jembatan Fisabilillah atau biasa dikenal dengan Jembatan 1 Barelang. Menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Tonton. Kawasan ini menjadi salah satu destinasi pariwisata di Batam dengan Jembatan Fisabilillah sebagai ikon utamanya.

Selanjutnya, Jembatan Nara Singa 2 atau Jembatan 2 yang menghubungkan Pulau Tonton dengan Pulau Nipah; Jembatan 3 atau Jembatan Raja Ali Haji yang menghubungkan Pulau Nipah dengan Pulau Setokok; Jembatan 4 atau Jembatan Sultan Zainal Abidin, menghubungkan pulau Setokok dengan Pulau Rempang.

Jembatan Tuanku Tambusai atau Jembatan 5 yang menghubungkan Pulau Rempang dengan Pulau Galang, di kawasan Jembatan Tuanku Tambusai ini terdapat cukup banyak pantai dan situs sejarah yang cukup banyak didatangi wisatawan; terakhir adalah Jembatan Raja Kecik atau Jembatan 6 yang menghubungkan Pulau Galang dengan Pulau Galang Baru.

Lebih jauh, Habibie mengatakan, perkembangan sektor pariwisata, khususnya pantai di daerah-daerah yang dihubungkan oleh enam jembatan ini, memberikan nuansa lain yang mendukung kenyamanan. Ia berharap apa yang menjadi cita-citanya tersebut bisa terlaksana, paling tidak untuk melihat tetap hijaunya kawasan di pesisir Batam ini. (bbi)

Update