batampos.co.id – Pengelola kebun agrowisata Jambu Marina galang dana untuk bantu korban konflik di jalur Gaza Palestina. Penggalangan ini dilakukan melalui penjualan tiket masuk dan paket puasa bersama di lokasi agrowisata Jambu Marina, setiap hari selama puasa berlangsung.

Harga tiket masuk dan penjualan paket berbuka separuhnya akan didonisikan bagi saudara-saudara muslim yang dirundung konflik di Palestina.



Pengelola kebun Agrowisata Jambu Marina, Iswahyudi menuturkan, kegiatan amal selama Ramadan ini hasil kerja sama dengan Aksi Tanggap Cepat (ATC) Kepri yang mana sama-sama mengajak masyarakat Batam untuk bersedakah melalui paket berbuka yang disediakan di kebun agrowisata tersebut.

“Kita tahu bahwa konflik di sana terus berlangsung dan sebagian besar audara-saudara kita yang Muslim jadi korban. Di bulan yang suci ini kami ingin terlibat untuk membantu mereka dengan kegiatan ini,” ujarnya di lokasi perkebunan, Jumat (10/5).

Selain itu kegiatan ini juga diharapkan mampu mendongkrak perkebunan agrowiasata jambu marina sebagai deatinasi wisata yang bisa diandalkan di kota Batam.

“Sudah cukup terkenal memang tapi harapan yang terbaik bahwa ini semakin baik lagi kedepan. Perkebunan ini semakin diminati sehingga mendongkrak sektor pariwisata di Batam,” ujar Iswahyudi.

Agrowisata Jambu Marina, merupakan kawasan perkebunan jambu yang dilengkapi dengan berbagai wahana hiburan dan permainan. Perkebunan berada di gerbang masuk Marina dari arah Tanjungriau dan sudah cukup dikenal oleh masyarakat Batam selama ini.

Selama puasa ini 10 persen dari harga tiket masuk ataupun harga menu makanan berbuka yang dibelanjakan pengunjung akan disisihkan untuk korban peperangan di Palestina melaluo ATC.

Agus perwakilan dari ACT dalam arahannya mengatakan, hasil donasi ini nantinya akan disalurkan dengan bantuan lain yang digalang oleh ATC selama Ramadan ini. Bantuan tidak saja berupa uang tapi makanan dan minuman. (eja)

Loading...