Jumat, 3 April 2026

Spanduk Dukungan Ex-Officio, Betebaran di Sekupang

Berita Terkait

Spanduk dukungan terhadap Wali Kota Batam sebagai Ex Officio Kepal BP Batam menjamur di sekitar kawasan Sekupang, kota Batam. foto: yui

batampos.co.id – Spanduk dukungan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebagai Ex Officio kembali bermunculan. Kali ini spanduk tersebut mulai menjamur di kawasan Sekupang, Kota Batam.

Spanduk bertuliskan “Kami Warga Tiban Lama Siap Mendukung Wali Kota Batam Sebagai Ex Officio BP Batam Untuk Batam yang Lebih Maju” terlihat di sepanjang jalan Gajah Mada atau Tiban Lama, Sabtu (11/5/2019).

Spanduk dukungan juga terlihat di jalan menuju Tiban I dan sekitarnya. Keberadaan spanduk itu sempat menarik perhatian pengendara yang melintas.

“Berasa pemilihan saja. Satu dukung satu tolak,” kata Lewandy, salah seorang warga yang mengabadikan spanduk dukungan tersebut dengan telepon genggamnya.

Lurah Tiban Lama, Firman, mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk dukungan wali Kota Batam sebagai Ex Officio tersebut. “Saya tidak tahu siapa yang pasang spanduk itu,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, spanduk-spanduk dukungan wali Kota Batam sebagai Ex Officio menjamur di sekitaran kawasan Batam Kota. Elemen melayu Kota Batam juga mengelar konfrensi pers terkait dukungan mereka kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebagai Ex Officio.

Elemen Kemelayuan-Kota Batam mengadakan rapat untuk mendukung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebagai Ex Officio Kepala BP Batam di Gedung LAM. foto:esa/batampos.co.id

Ketua Umum Rukun Khasanah warisan Batam (RKWB), Machmur Ismail mengatakan pihaknya akan menyampaikan kepada pemerintah pust agar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, segera dilantik menjadi ex officio kepala BP Batam.

“Kami dari RKWB dan elemen kemelayuan Kota Batam ingin menyampaikan ke pemerintah pusat untuk menyegerakan pelantikan ex officio itu sesegera mungkin dan ini akan menjadikan sesuatu yang baik bagi Batam dan juga kampung tua,” ujarnya saat mengelar konferensi pers di gedung LAM Kota Batam, Jumat (10/5/2019).

Hal itu lanjutnya, dikarenakan adanya keinginan pemerintah pusat agar BP Batam dan Pemko Batam dipimpin oleh satu orang.

“Dengan tidak melihat ke kiri dan kanan, kami orang-ornag tempatan menjunjung tinggi pemerintah pusat untuk segera melantik ex officio,” katanya.(yui)

Update