Jumat, 3 April 2026

Tak Ada Larangan ke Singapura, Penderita Mokeypox Sudah Dikarantina

Berita Terkait

Ilustrasi pemeriksaan suhu badan di Pelabuhan Internasional, Sekupang, Kota Batam. foto: yui/batampos.co.id

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudhayana mengimbau kepada warga yang ingin ke Singapura tidak perlu khawatir karena adanya temuan monkeypox atau cacar monyet.

Menurut dia, orang yang menderita penyakit tersebut sudah dikarantina di National Centre for Infectious Diseases

“Menurut informasi dia (penderita monkeypox) merupakan warga Nigeria dan terdeteksi terkena virus tersebut,” kata dia, Sabtu (10/5/2019).

Kata Tjetjep, apabila pasien sudah dikarantina itu berarti pemutusan mata rantau peredaran virus sudah berhasil dilakukan.

Namun, pihaknya tetap memantau jika terjadi penambahan pasien yang terkena virus ini.

“Kami masih memantau perkembangan kasus ini. Karena penularannya melalui udara. Kalau ada temuan baru dan itu dinilai mengkhawatirkan baru ada tindakan,” ujarnya.

Tjetjep menyebutkan, tindakan pencegahan dini yang bisa dilakukan yaitu dilakukan pemeriksaan di ruang kedatangan di pelabuhan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dan belum ada larangan bepergian (ke Singapura-red) yang dikeluarkan juga,” imbuhnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memantau bersama-sama perkembangan kasus virus monkeypox ini.

“Ke pusat juga sudah kami laporkan. Hingga kini kami masih menunggu arahan dari pusat juga. Saya minta masyarakat jangan khawatir,” tutupnya.(yui)

Update