Kamis, 23 April 2026

Arus SFT Lancar, Pasca Temuan Pasien Monkeypox

Berita Terkait

Pemeriksaan suhu tubuh di SFT Sekupang tahun 2016 lalu. Ini merupakan langkah dalam mencegah masuknya penyakit dari luar ke Batam. Foto: batampos.co.id / Yulitavia

batampos.co.id – Arus kedatangan dan keberangkatan di Pelabuhan Internasional Sekupang berjalan dengan lancar, pasca adanya temuan pasien yang diduga terinfeksi virus Monkeypox.

Kepala Pengelola Sekupang Ferry Terminal (SFT) Julmarly mengatakan hingga saat ini belum ada peringatan dari otoritas yang berwenang terkait temua virus tersebut.

“Biasanya kami menunggu arahan dari KKP. Karena mereka yang paling tahu tindakan apa yang harus dilakukan sebagai langkah pemcegahan. Sejauh ini masih aman saja,” kata dia, Sabtu (10/5).

Pria yang akrab disapa Jul ini mengungkapkan memang ada temuan pasien yang diduga terinfeksi monkeypox tersebut. Namun sekarang sudah diamankan dan dikarantina di Singapura. “Sepertinya dia baru berpergian ke daerah Afrika sana. Arus kedatangan dan keberangkatan lancar saja,” sebutnya.

Ia menambahkan selama ini pihaknya hanya melayani penumpang dengan tujuan Singapura saja. Namun calon penumpang yang melalui SFT tidak usah khawatir, sebab belum ada peringatan yang dikeluarkan instansi yang bertanggung jawab atas hal ini.

“Semoga aman saja,” tutupnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudhayana mengimbau kepada warga yang ingin ke Singapura tidak perlu khawatir karena adanya temuan monkeypox.

“Pasien sudah dikarantina di Singapura. Menurut informasi dia merupakan warga Nigeria dan terdeteksi terkena virus tersebut,” kata dia.

Menurutnya kalau pasien sudah dikarantina itu bearti pemutusan mata rantau peredaran virus sudah berhasil dilakukan. Namun demikian pihaknya tetap memantau jika terjadi penambahan pasien yang terkena virus ini.

“Kami masih memantau perkembangan kasus ini. Karena penularannya melalui udara. Kalau ada temuan baru dan itu dinilai mengkhawatirkan baru ada tindakan,” ujarnya.

Tjetjep menyebutkan tindakan pencegahan dini yang bisa dilakukan yaitu dilakukan pemeriksaan di ruang kedatangan di pelabuhan. “Sekarang belum lah. Masyarakat tidak perlu khawatir. Dan belum ada larangan bepergian yang dikeluarkan juga,” imbuhnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memantau bersama-sama perkembangan kasus virus monkeypox ini.

“Ke pusat juga sudah kami laporkan. Hingga kini kami masih menunggu arahan dari pusat juga. Saya minta masyarakat jangan khawatir,” tutupnya. (yui)

Update