batampos.co.id – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) di Natuna hingga saat ini belum direasliasikan. Padahal sebelumnya pihak PLN sudah melaksanakan kajian dan melakukan peninjauan di lapangan untuk menetapkan lokasi yang cocok.

Menurut manajer PLN Ranai Dwi Ristiono, rencana pembangunan PLTMG untuk mengembangan kelistrikan di Natuna sudah disiapkan. Bahkan sudah menetapkan lokasinya di Penarik, Kecamatan Bunguran Selatan.

Namun untuk merealisasinya, sambungnya Dwi, pihak PLN juga melihat rasio pemakaian listrik di Natuna. Karena daya yang diproduksi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), baik di Ranai dan Piang Tengah Selat Lampa saat ini mengalami surplus daya.


ilustrasi PLTMG
foto: plnbatam.com

”Pembangunan PLTMG akan dilaksanakan jika pemakaian listrik di Natuna sudah meningkat dari sekarang. Karena saat ini saja kami masih surplus daya,” jelasnya, Jumat (10/5).

Dwi mengatakan, PLTMG akan dibangun di Natuna jika pemakaian listrik sudah meningkat sebesar 40 persen dari beban puncak saat ini sebesar 6.700 kilowatt. Sementara kondisi saat ini, pada posisi beban puncak, surplus daya masih 3.500 kilowatt.

”PLTMG di Natuna sudah direncanakan Jika beban daya meningkat dengan pesat. Maka rencana PLTMG akan dibangun di Penarik sebagai supplai daya dengan pola operasi sinkron antar pembangkit,” jelasnya.

Bahkan saat ini PLN sedang dalam proses pemasangan jaringan yang sudah menggunakan sistem penghantar berisolasi (A3CS). Jika jaringan ini selesai dibangun, maka pasokan daya listrik akan bersumber dari PLTD Pian Tengah. (arn)

Loading...