batampos.co.id – Sepeda motor Honda Beat BP 2xx2 CG milik Thamrin, pekerja galangan kapal di Tanjunguncang lenyap saat dia sedang menjalahi salat Dzuhur.
Pelaku diduga dua orang remaja yang datang ke lokasi masjid dengan satu sepeda motor. Sepeda motor korban dibawa pergi dengan cara didorong.
“Tadi ada yang lihat kalau ada dua orang anak yang keluar (dari lingkungan masjid) sambil dorong motor Beat seperti sepeda motor saya,” ujar Thamrin, saat mengadu ke Mapolsek Batuaji.
Thamrin juga yakin jika sepeda motor yang didorong dua remaja itu adalah sepeda motornya sebab dia saat parkir di lupa kunci stang sehingga memudahkan pelaku untuk bawa keluar dengan cara dorong bergandengan sepeda motor tadi.
“Saya sering salat di masjid itu aman-aman saja selama ini. Apalagi itu kan tempat ibadah, makanya tak kunci stang,” katanya.
Laporan Thamrin diterima dan didalami jajaran Polsek Batuaji sehingga besar harapan Thamrin sepeda motornya bisa ditemukan kembali.
Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe sebelumnya menghimbau masyarakat untuk lebih hati-hati lagi dengan kendaraan saat parkir sekalipun di tempat yang aman. Biasakan kunci ganda dan parkir di tempat yang aman.
“Lihat betul-betul situasi di sekitar saat parkir. Pastikan aman dan kenakan kunci ganda. Jangan sampai lupa kunci kontak atau peluang lain yang bisa menimbulkan niat pelaku kejahatan,” tegas Dalimunthe. (eja)
