Ketua pengurus Masjid Al-Mardhatillah, Rusli Alor (kanan), menceritakan perjalanan hidupnya yang kelam hingga kembali ke jalan yang diridai Allah SWT. Foto: Bobi Bani/batampos.co.id

batampos.co.idAllahu Akbar, Allahu Akbar, Laila Halillah. Penggalan suara azan ini menjadi titik balik kehidupan bagi Rusli Alor. Pria yang dulunya sangat menyukai dunia malam itu kini menjadi pengurus masjid.

Dengan mata berkaca-kaca, Rusli, menceritakan bagaimana dirinya kembali ke jalan-Nya. Pria 45 tahun itu mengatakan, saat pertama kali menginjakkan kaki di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, yang ada di benaknya hanya senang-senang.

Hampir semua tempat hiburan malam disambanginya. “Saya lupa tahu berapa ke sini (Batam-red) 2014 atau 2015,” katanya saat ditemuai batampos.co.id di Masjid Al-Mardhatillah, Sungai Jodoh, Batuampar, Rabu (15/5/2019).


Pekerjaan yang didapatkannya saat itu menjadi tenaga pengamanan di salah satu hotel di kawasan Batuampar. Dari sana juga dirinya kian hari semakin dekat dengan dunia malam.

“Pacific itu dulu tempat saya berjaga, semua tempat hiburan malam saya datangi, pokoknya senang-senang saja yang diingat,” kata Rusli, menceritakan masa lalunya.

Pria kelahiran Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menuturkan, kehidupan dunia malam dilalui selama beberapa tahun. Sampai pada suatu hari dirinya mendengar suara azan dari salah satu masjid di kawasan Jodoh, Batuampar.

Ketika itu, Rusli merasakan dorongan yang kuat untuk mengerjakan salat. “Saya tidak tahu suara azannya dari masjid mana dan saat itu saya seperti mendapatkan ilham akan menjadi seorang pimpinan,” ujarnya.

Firasat yang dirasakannya ternyata terbukti. Beberapa hari kemudian, dirinya mendapatkan tawaran untuk menjadi pengurus Masjid Al-Mardhatillah.

“Entah bagaimana itu, tapi saya tidak bisa lawan. Akhirnya semua saya tinggalkan saya benar-benar kembali kepada islam,” terangnya dengan mata berkaca-kaca. Rusli menjelaskan, dirinya sudah tiga tahun menjadi pengurus Masjid Al-Mardhatillah.

Pengalaman berharganya tersebut, lanjut Rusli, saat ini telah diketahui oleh keluarganya yang ada di Alor. Kata dia, keluarganya merasa senang mendengar dirinya kembalinya ke jalan kebaikan.

Sampai saat ini, Rusli mengaku terus berupaya untuk berbuat yang terbaik dan mengajak orang-orang untuk menjauhi maksiat. Silaturahmi dengan rekannya dari Alor juga terus ia lakukan, sembari berupaya mengajak mereka unntuk kembali ke jalan yang diridhoi Allah.

“Sekarang saya masih menjadi sekuriti, tapi itu menjadi pekerjaan sampingan saja,” pungkas Rusli.(bbi)

Loading...