Perwakilan Komunitas Kembara memberikan paket sembako kepada orang tua Lansia di Tanjung Kertang, Galang, Kota Batam. Foto: Bobi Bani/batampos.co.idbatampos.co.id – “Kita langsung datang, kami niatnya bersilaturahmi dengan orangtua kita, sambil membawa oleh-oleh kepada mereka,”. Perkataan ini disampaikan Ketua Komunitas Kembara, Sutris Astari, kepada batampos.co.id, Rabu (15/5).

Panas yang menyegat kulit, tidak menyurutkan semangat anak-anak muda yang tergabung dalam Komunitas Kembara untuk berbagi dengan masyarakat di kawasan  hinterland Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.


Terik matahari yang mengigit kulit tim Kembara, seakan hilang ketika melihat senyum masyarakat Kampung di Tanjung Kertang, Kecamatan Galang, kian berkembang menyambut kedatangan mereka.

Terlebih saat mereka menyambangi kediaman beberapa orang tua lansia di desa tersebut. Menurut Sutris, kali ini target mereka berbagi dengan 14 orang lansia dan satu anak yatim piatu.

“Tujuan utama kami ke sini untuk bersilaturahmi dengan orang-orang tua kita dan melihat langsung bagaimana kondisi mereka, serta memberikan sedikit bantuan,” ujarnya.

Di bulan Ramadan lanjut Sutris, pihaknya akan terus berupaya untuk bersilahturahmi sambil beramal ke pulau-pulau terdepan di Kota Batam.

Komunitas Kembara memberikan paket sembako kepada orang tua lansia di Tanjungkertang, Galng, Kota Batam. Foto: Bobi Bani/batampos.co.id

Pada awal Mei 2019 lalu, lanjutnya Komunitas Kembara juga memberikan bantuan untuk warga jompo di Kampung Monggak, Rempang Cate, Galang.

Zahrin Rahmat, Bendahara Komunitas Kembara menjelaskan, awalnya kegiatan mereka  hanya berskala kecil dengan memanfaatkan iuran dari masing-masing anggota. Lambat laun aktivitas tersebut menarik perhatian orang-orang dan menitipkan rezeki mereka melalui komunitas mereka.

“Alhamdulilah banyak yang mau ikut bersedekah, kita hanya menyalurkan saja, sambil bersilaturahmi dengan orangtua kita,” Zahrin.

Menurutnya bantuan yang diberikan kepada masyarakat di pulau-pulau terluar adalah sembako. Terdiri dari beras, gula, mie instan, telur, dan bahan pokok lain yang menjadi kebutuhan bagi masyarakat.

Komunitas Kembara lanjutnya, berencana untuk kembali melakukan kegiatan amal pada pertengahan Ramadan mendatang. Komunitas itu akan memfasilitasi anak yatim piatu untuk memenuhi kebutuhan mereka menyambut lebaran mendatang.

Mereka akan dibawa berbelanja dan memilih langsung pakaian yang mereka suka. “Kita akan siapkan dulu untuk kegiatan berikutnya, termasuk mendata anak yatim piatu yang akan kita bantu,” kata Zahrin lagi.

Komunitas Kembara berharap, kegiatan yang mereka lakukand dapat menginspirasi komunitas lain, khususnya bagi anak-anak muda Melayu untuk memberikan hal positif yang bisa dirasakan oleh lingkungan sekitar.(bbi)

Loading...