Ribuan warga Binaan (WB) mengikuti pesantren Ramadan di dalam Lapas Barelang. Foto: Bobi Bani/batampos.co.id

batampos.co.id – Sempena bulan Ramadan 2019 ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Barelang, Batam mengadakan kegiatan pesantren Ramadan sejak hari pertama puasa pada Senin (6/5/2019) lalu dan┬ádiikuti 1068 warga binaan (WB).

“Karena pesertanya lebih dari seribu santri maka kita namakan Pesantren Ramadan 1.000 Santri,” kata Kepala Lapas Kelas II A Barelang, Batam, Surianto ketika dihubungi batampos.co.id, Kamis (16/5/2019).

Loading...

Para santri ini, jelas Surianto, mengikuti kegiatan salat Subuh, Zuhur, Ashar, Magrib, Isya, dan Taraweh secara berjamaah di masjid Lapas.

Karena jumlah santri yang banyak, sementara kapasitas masjid hanya mampu menampung 450 orang, membuat sebagian santri mengikuti kegiatan ini di lapangan tenis yang tepat berada di dekat masjid ini.

“Mereka (warga binaan) tidak bisa bermain tenis saat ini karena lapangan berubah fungsi menjadi area untuk salat,” kata Surianto lagi.

Surianto menambahkan pihaknya mengajukan ke Kemenhumham agar masjid dibangun dua lantai. “Saya berharap usulan ini mendapat tanggapan positif dari pemerintah pusat, maupun pihak lain yang ingin membantu,” katanya.

Menurutnya, penambahan lantai masjid sudah mendesak, karena tidak mampu menampung warga binaan yang melaksanakan ibadah selama bulan Ramadan.

“Program ini akan diteruskan kita laksanakan pada tahun-tahun berikutnya. Termasuk di bulan lain di luar bulan Ramadan,” jelasnya.

Lebih jauh, Surianto menjelaskan bahwa para warga binaan terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka selalu mengikuti setiap program yang telah disiapkan oleh petugas Lapas.(bbi)

Loading...