Suasana Terminal Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter. foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

batampos.co.id – Mahalnya tiket maskapai penerbangan tujuan domestik diperkirakan akan berdampak pada arus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mudik melalui
Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre, menurun. Diprediksi para pahlawan devis itu  langsung terbang ke kampung halaman melalui jalur udara dari Malaysia atau Singapura.

Pengelola Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, mengatakan murahnya tiket maskapai dari Malaysia atau Singapura ke Indonesia, membuat sebagian TKI memilih terbang langsung dari negara tempatnya mencari nafkah.

“Tiket maskapai sana (luar negeri, red) lebih murah. Apalagi tahun jni, tiket maskapai domestik harganya tinggi. Mending mereka terbang langsung,” ujar Nika.


Dikatakannya, dua tahun terakhir jumlah TKI yang mudik melalui pelabuhan Internasional Batam Center semakin sedikit. Meski begitu, pihaknya tetap mengantisipasi lonjakan penumpang jelang lebaran nanti.

“Tetap kami antisipasi terhadap lonjakan penumpang,” imbuh Nika.

Menurutnya, guna mengantisipasi terkait pengamanan jelang lebaran hingga usai lebaran, semua petugas keamanan di pelabuhan Batam Centre akan disiagakan. Baik untuk penjagaan di kedatangan maupun di keberangkatan

” Kami ada 36 petugas keamanan, jadi nanti akan lembur. Selain itu ada bantuan dari kepolisian dan Ditpam, ” katanya.

Nika memperkirakan, jelang lebaran akan ada permintaaan penambahan kapal yang berangkat. Hal ini merujuk seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak warga Kota Batam yang berlibur di Singapura.

“Untuk penambahan kapal kemungkinan ada jelang lebaran. Jumlahnya belum tahu, biasanya mereka mengajukan dua minggu atau seminggu jelang lebaran, “pungkas Nika.(she)

Loading...