
F. mimi theboxlite untuk Batam Pos
batampos.co.id – Korban pembegalan, Veronica Ira Trisusanti akhirnya mengembuskan napas terakhirnya, Kamis (16/5) di Rumah Sakit Awal Bros Batam. Ia mening-gal setelah menjalani pera-watan karena mengalami pendarahan pada bagian otak akibat terbentur aspal saat ditodong dua begal di jalan keluar dari arah Hotel Vista, Baloi, Rabu (15/5) pagi.
Kejadian itu bermula saat Veronica berolahraga pagi bersama suaminya, Tai Peng. Saat berolahraga itu, mereka diadang dua begal yang diperkirakan masih remaja. Salah satu dari mereka me-ngacungkan pisau kepada Tai Peng dan Veronica.
”Karena saat itu ketakutan, kami jalan mundur. Istri saya (Veronica) tersandung, kepalanya membentur aspal,” ujar Tai Peng saat ditemui di Rumah Duka Marga Tionghoa Batu Batam Blok J, kemarin.
Saat istrinya terjatuh, Tai Peng langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Mendengar itu, kedu-a begal yang menggunakan sepeda motor berwarna hitam itu langsung kabur melarikan diri. Tai Peng kemudian menggendong istrinya lalu membawanya ke Rumah Sakit Awal Bros.
Veronica langsung menjalani perawatan. Dari hasil peme-riksaan pada bagian dalam, terdapat pendarahan pada bagian otak dan harus dilakukan tindakan operasi. Ia baru selesai dioperasi pada pukul 16.00 WIB dan masuk ke ruangan perawatan. Saat di ruang perawatan itu, kondisi Ira semakin memburuk. Hingga akhirnya meninggal, Kamis (16/6) pukul 04.00 WIB.
”Sepeda motor dan wajah pelakunya saya tidak ingat. Harapan kami, ke depannya semoga polisi bisa melin-dungi masyarakat. Polisi juga sudah datang ke sini,” imbuh warga Orchid Garden itu.
Sementara itu, Kapolsek Lubukbaja Kompol Yunita Stevani mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Anggota Unit Reskrim Polsek Lubukbaja juga sudah mendatangi rumah duka untuk mengumpulkan beberapa petunjuk.
”Yang pasti, kita masih melakukan penyelidikan de-ngan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, maupun petunjuk CCTv dari sekitar lokasi kejadian,” ujarnya. (gie)
