batampos.co.id – Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso mengharapkan penerapan tarif batas atas (TBA) bisa diterapkan sesegera mungkin.
Penurunan yang diperkirakan mencapai angka 15 persen dibanding TBA sebelumnya ini diprediksi akan menggairahkan arus mudik melalui jalur udara dari Batam.
Suwarso mengharapkan, guna mempercepat prosesnya, otoritas bandara untuk wilayah dua Sumatera ikut bergerak. Memberikan reaksi agar penerapan TBA ini bisa segera dilakukan.

“Kita ingin sebelum H-7 lebaran TBA baru ini sudah berlaku optimal, agar kemeriahan mudik bisa lebih terasa,” kata Suwarso ketika dihubungi pada Jumat (17/5/2019) sore.
Sejauh ini, kata Suwarso lagi, pemberlakuan TBA baru masih belum memberikan dampak signifikan pada penurunan harga tiket.
Hal ini karena memang Peraturan Menteri Perhubungan tersebut baru saja diterapkan. “Dua hari ini kita monitor harga yang dijual baru turun sedikit, kita lihat untuk rute Batam-Jakarta hanya berbeda sedikit saja,” paparnya.
Kata dia, hasil rapat dengan Balai Wilayah Udara 2 Sumatera di Medan kemarin, seluruh Bandara yang berada di wilayah 2 Sumatera mengalami penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan akibat tingginya harga tiket maskapai penerbangan.
Kondisi tersebut lanjutnya, jauh lebih buruk dibanding penurunan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sendiri.
“Pembatalan di Bandara Internasional Hang Nadim sekitar 14 penerbangan per hari, di Medan justru terjadi lebih dari 30 pembatalan, dan bandara di Pekanbaru berada di atas 20 pembatalan setiap harinya,” paparnya.
Sedangkan penurunan jumlah penumpang di Bandara Hang Nadim kata Suwarso Batam berada di angka seribu orang per hari.
“Di Medan jumlah penurunan terjadi tiga kali lipat lebih banyak,” pungkasnya.(bbi)
