Tanaman di sejumlah pot bunga yang berada di bawah Flyover Laluan Madani tampak mati, Minggu (19/5).
Foto: batampos.co.id / Cecep Mulyana

batampos.co.id – Tanaman di pot di tepi jalan layang Laluan Madani banyak yang mati.

Pantauan Batam Pos, bahkan ada yang hanya tersisa pot tanpa tanaman.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam Irwan mengatakan, tanaman yang ada dalam pot tersebut akan segera diganti. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Satker Jalan Nasional (Janas).

”Kami koordinasi karena itu (jalan layang) masih wewenang Satker Jalan Nasional, belum ada serah terima,” kata Irwan, Minggu (19/5/2019).

Menurutnya, Satker akan mengatasi perihal ini dalam waktu dekat. Dengan demikian, salah satu jalan layang tercantik di Indonesia ini akan tetap bagus, karena dilengkapi tanaman yang estetik.

”Mereka akan ganti tanaman dan disiram rutin. Kami ikut serta karena bentuk tanggung jawab moral daerah,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya telah memberikan masukan pada satker agar tidak lagi memakai pot yang kecil dan mengganti dengan pot yang lebih besar.

”Kalau pot semacam itu susah peliharanya. Volumenya kecil, kalau terpapar matahari akan kering, maka penyiraman harus rutin,” terangnya.

Info dari BP Batam, pihak Kementerian PUPR akan segera mengganti tanaman yang mati.

Tidak hanya tanaman pada pot, pohon-pohon pada area kosong di antara jalur lambat dan jalur utama, baik dari Simpang Kabil ke Simpang Jam juga sebaliknya, juga banyak yang mati.

”Kami tetap kerjakan itu juga, kalau ada yang mati akan kami ganti,” pungkasnya. (iza)