Tunjangan Hari Raya alias THR menjadi rezeki nomplok yang ditunggu jelang Lebaran. Apalagi bila jumlah THR itu lumayan besar. Sayangnya tidak semua mampu mengelola uang THR dengan baik.

Sehingga uang THR cepat habis tak bersisa dan tidak jelas penggunaannya. Bahkan usai Lebaran tak jarang mengalami kesulitan keuangan.

karena itu diperlukan perencaan tepat agar THR tersalurkan dengan maksimal. Seperti dikutip dari Cermati.com, Senin (20/5/2019), ada enam panduan mengelola THR agar tak melarat usai Lebaran.

1. Susunlah Anggaran Terlebih Dahulu Sebelum Berbelanja

Sebelum uang THR ada di tangan, susun anggaran terlebih dahulu supaya uang THR dialokasikan dengan bijak sesuai kebutuhan. Berhubung Lebaran sudah sangat dekat, pergunakan untuk membeli kebutuhan yang berkaitan dengan Hari Raya Idul Fitri. Berbagai kebutuhan Lebaran itu misalnya kue, pakaian, dan pernak-pernik rumah. Tetapkan persentase uang yang akan dihabiskan untuk keperluan Lebaran dan hindari kebiasaan membeli barang yang kurang bermanfaat.

Warga Batam belanja baju lebaran dan sendal di Panbil Mall, beberapa waktu lalu. Menjelang lebaran tempat perbelanjaan selalu ramai dikunjungi oleh warga. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

2. Prioritaskan Hal-Hal yang Penting Lebih Dahulu

Selain untuk belanja sehari-hari, Anda juga harus memprioritaskan sebagian uang THR untuk biaya listrik, air, telepon, dan internet. Jadi Anda tidak perlu menggunakan gaji bulanan lagi untuk membayar seluruh biaya ini karena sudah ada uang THR yang akan menutupi sebagian biaya yang ada.

3. Uang THR Jangan Lupa Ditabung

Setelah uang THR ada di tangan, jangan langsung memikirkan untuk beli ini dan itu hingga kalap mata. Ingat, uang THR jangan sepenuhnya digunakan untuk membeli barang. Sebaiknya sebagian uangnya juga harus ditabung untuk keperluan lain di hari esok. Sesuaikan uang yang akan ditabung dengan jumlah THR yang diterima supaya tidak berat sebelah.

4. Bayar Cicilan Utang Supaya Tidak Menumpuk

Uang THR masih bersisa? Anda bisa pergunakan sebagian uang THR untuk membayar cicilan utang sebelum tersebut jatuh tempo. Utang adalah sebuah kewajiban yang harus dikembalikan. Jangan terlalu suka menumpuk utang, karena ini tidak baik untuk kondisi finansial di masa yang akan datang.

5. Berbagi Kepada yang Membutuhkan

Meski uang THR diperuntukkan bagi diri sendiri, tapi tak ada salahnya jika uang tersebut digunakan untuk berbagi. Hitung-hitung sedekah dengan orang yang ada di sekitar. Tidak perlu memaksakan diri untuk bersedekah dalam jumlah besar, yang penting adalah keikhlasan hati. Jadi jangan sungkan untuk berbagi, ya?

6. Catat Pengeluaran Secara Rinci

Uang yang sudah dihabiskan untuk belanja, bayar utang, tabungan, dan bersedekah sebaiknya ditulis ke dalam satu catatan. Tujuannya supaya tahu jumlah uang THR yang sudah dihabiskan dan yang masih tersisa. Jangan lupa untuk menambahkan tanggal dan jenis kebutuhan yang dibelanjakan dengan uang THR guna menghasilkan catatan pengeluaran yang terperinci. Sehingga Anda tahu batas kapan harus berhenti membelanjakan uang THR itu.(jpc)